![]() |
| Foto AP / Hani Mohammed |
JAKARTA (wartamerdeka) - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Israel dan beberapa negara Arab pada hari Sabtu memperingatkan warga Amerika tentang kemungkinan peningkatan konflik di Timur Tengah dan mendesak mereka untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah tersebut.
"Karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi peningkatan yang tidak terduga. Warga Amerika di wilayah tersebut harus mempertimbangkan untuk pergi atau bersiap pergi jika terjadi peningkatan konflik," kata misi diplomatik AS di Israel dalam sebuah pernyataan di X.
Pesan serupa diposting oleh kedutaan besar AS di Arab Saudi, Kuwait, Yordania, Irak, Oman, Bahrain, dan Qatar. Sementara warga AS di luar Timur Tengah juga telah didesak untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui wilayah tersebut.
Seperti diketahui, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada malam 18 Juni tidak lagi berlaku. Sejak saat itu pula militer AS telah melakukan beberapa serangan terhadap Iran.
Terpisah, pasukan Iran telah merespons dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di beberapa negara Timur Tengah, dengan Teheran menuduh Washington melanggar memorandum tentang penghentian permusuhan.
