TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Griya Pijat Vins Di Kebayoran Lama Tetap Beroperasi, Dipertanyakan Warga


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Aksi Satpol PP Pemkot Jakarta Selatan maupun Pemprov DKI Jakarta yang menutup sejumlah griya pijat di Kebayoran Lama dinilai masih setengah-setengah. Karena ternyata masih ada griya pijat yang buka.

Warga Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama mendesak agar Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga menutup Vins Lounge dan Spa. Sehingga wilayahnya benar-benar bersih dari usaha griya pijat yang diduga memberi pelayanan plus juga.

"Tanggung banget kemarin tutupnya cuma NYX Spa. Itu Vins kenapa gak sekalian ditutup ? Sama kan model usahanya," ungkap Junaedi (52), salah satu warga RW 09, Kebayoran Lama Selatan, Jumat (12/10).

Junaedi sangat berharap agar petugas Satpol PP dari Pemkot Jaksel maupun Pemprov DKI bisa memantau terus kegiatan yang ada di Vins. "Itu tempat kan pernah ditutup karena ada penari erotis. Terus jual minuman keras ilegal juga. Tapi kenapa bisa buka lagi ya," ucapnya heran.

Dari pantauan di lapangan, hingga hari ini pintu NYX Spa masih terdapat garis kuning dan selebaran segel yang ditempel oleh Satpol PP pada Jumat (4/10) lalu. NYX merupakan salah satu dari tiga griya pijat yang ditutup. Ada O2 Spa dan Gives di Kelurahan Kebayoran Lama Utara yang juga ditutup operasionalnya.

Sementara pemilik Gives Spa, Antonius Chandra tetap mempertanyakan dasar penutupan usahanya. Sebab hingga kini ia belum diberikan alasan pasti penutupan Gives Spa oleh pihak kecamatan atau Pemkot Jaksel.

"Sampai sekarang saya gak tau salah apa, kok langsung dicabut izinnya. Izinnya lengkap. Kalau memang ada bukti pelanggaran, coba tunjukkan secara otentik," tegasnya. (Dar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama