MALANG (wartamerdeka.info) - Perdagangan dalam konsep Islam yang dijalankan Nabi Muhammad SWT membutuhkan kejujuran dari berbagai aspek, baik produk yang diperdagangkan, harga serta cara berdagang agar menjadi pedagang yang unggul.
Setidaknya ini yang terangkum dalam pernyataan Supono, yang baru-baru ini telah terpilih sebagai Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sayur Karangploso, saat acara tasyakuran dan pelantikan di halaman Pasar Sayur Karangploso, Minggu (3/5/2026).
- Lihat destinasi wisata Indonesia yang layak anda kunjungi
- Lihat berita menarik lainnya di wartamerdeka
Acara yang dihadiri dari P3KM Malang, Kepala UPPD Karangploso, Camat Karangploso, Danramil Karangploso, Kapolsek Karangploso, menjadi harapan Supono sebagai ketua terpilih agar para pedagang sayur dapat bekerjasama dengan baik.
"Kita akan bekerja semaksimal dan bekerjasama dengan instansi terkait," ujar Supono.
Supono melanjutkan, pihaknya juga sangat mengharapkan pasar Sayur Karangplosi menjadi pasar percontohan di Kabupaten Malang. "Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi," tandas Supono.Harapan Supono, rekan pedagang agar mengikuti protokol kesehatan, menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban, karena semua milik bersama.
Supono mengutip perilaku yang telah dilakukan Nabi Muhammad SWT dalam berdagang. Para pedagang pasar sayur Karangploso harus bisa mengikuti jejak Rasullah sebagai pedagang ulung yang jujur.
"Tapi pertanyaannya, apakah kita bisa mengikuti jejak Rasul ?," kata Supono mengkiritik namun mengajak pedagang untuk mengimplementasikan cara berjualan yang benar dan jujur. (Hari).








.jpeg)