Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menunggu Program Kejutan Dinas Perikanan Lamongan

Bupati Lamongan dan Mahdumah Fadeli saat makan ikan pada Hari Ikan Nasional di Lamongan

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Saat ditantang bupati Fadeli agar dinas perikanan membuat inovasi meningkatkan konsumsi ikan, kadis perikanan Lamongan, MS Heruwidi menyebut pihaknya sudah memiliki sejumlah program prioritas pada 2020 mendatang.

Tantangan tersebut, disampaikan bupati Fadeli pada Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, Selasa (25/11).

Mantan kadis PU Bina marga itu, menyebut selain mendorong masyarakat agar gemar makan ikan, pihaknya juga mulai merevitalisasi Balai Benih Ikan di Kalen untuk meningkatkan penyediaan benih ikan berkualitas, dan meningkatkan pendapatan asli daerah  dari sektor perikanan.

"Melakukan peningkatan nilai tambah hasil perikanan, peningkatan produksi ikan, memproduksi garam beryodium dengan mendirikan pabrik, dan menebar benih ikan di sungai, waduk, dan rawa untuk meningkatkan konsumsi ikan, serta peningkatan sumber daya manusia kelompok pembudidaya dan pengolah ikan," ungkap Heruwidi.

Sementara menurut bupati Fadeli, ikan dengan begitu banyak kandungan yang menyehatkan adalah solusi masa depan, terutama dalam mengatasi stunting.

“Ikan merupakan makanan rendah lemak, tapi mengandung omega 3 serta tinggi protein untuk kualitas tumbuh kembang,” kata bupati.

Saat ini, tingkat konsumsi ikan di Lamongan yang 48,27 kilogram perkapita memang sudah di atas nasional yang 47, 3 kilogram perkapita. Namun Fadeli berharap, angka itu bisa ditingkatkan sehingga bisa diatas Jawa Timur yang mencapai 50 kilogram perkapita.

Bupati juga berharap agar peringatan Harkannas dilakukan di wilayah-wilayah yang tingkat konsumsi ikannya nya masih rendah.

"Sehingga jangan hanya dilakukan di perkotaan saja", tandas bupati Lamongan, Fadeli. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama