Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Berita Foto

Cinque Terre

Hawa Moalim, 33 tahun, duduk bersama anak-anaknya di kamp pengungsi Wayamo di Baidoa, negara bagian Somalia Barat Daya, setelah melarikan diri dari wilayah Bakool ketika kekeringan menghancurkan mata pencahariannya. Ia memulai perjalanan dengan enam anak dan beberapa kambing yang selamat, tetapi hewan-hewan itu mati di sepanjang jalan, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki apa pun ketika mereka tiba dua minggu lalu. [Abdulkadir Mohamed/NRC] (sumber: Al Jazeera)

Bupati Langkat Siapkan 18 Desa Untuk Jadi Pilot Project Kampung Tangguh


LANGKAT (wartamerdeka.info) - Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, S.E menggelar rapat persiapan Kampung Tangguh dan Ketahanan Pangan Terasa untuk Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Langkat. Rapat berlangsung di Jambur Desa Raja Tengah kecamatan Kuala, Langkat, Jumat (12/6/2020) sore.

Bupati dalam kegiatan ini didampingi Sekdakab Langkat Dr.H.Indra Salahudin serta para Asisten,Staf Ahli, kepala OPD, para Kabag dari istansi terkait. Turut hadir anggota DPRD Langkat Sri Bana Br PA.

Di rapat, Bupati mengatakan, kampung tangguh Terasa berencana akan menetapkan 18 desa, yang menjadi pilot project program kampung tangguh tersebut.

"Rencananya akan ada 18 desa untuk jadi pilot project program kampung tangguh," sebut Bupati.

Tujuan kampung tangguh ini, terang Bupati, untuk menguatkan sosial ekonomi, serta agar masyarakat memiliki kedisiplinan mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan, dalam upaya pemutusan ratai pandemic virus corona.

Untuk itu, Bupati meminta, Bumdes di semua desa benar-benar dijalankan, agar UKM diperdesaan aktif. Sehingga roda perekonomian berjalan stabil.

"Tentunya hal ini akan menguatkan ekonomi kerakyatan ditengah pandemic" ujarnya.

Selain itu, Bupati juga meminta, agar jaga malam diaktifkan di semua desa. Tujuannya, untuk meningkatkan keamanan terkait pencegahan covid.

"Jadi agar tidak sembarangan orang dari luar keluar masuk di desa. Sebab kebebasan keluar masuk orang asing, dikhawatirkan menularkan virus," imbuhnya.

Di kesempatan itu, Bupati juga membahas target Pemkab Langkat untuk memperoleh predikat keuangan daerah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2020 ini.

Serta menyampaikan, agar pengelola pariwisata di Langkat untuk menutup sementara tempat usahanya, sambil menunggu kebijakan yang akan di ambil oleh Pemkab Langkat.

"Sebab wabah virus corona belum berhenti. Jadi ini semua bertujuan untuk kebaikan bersama," pungkasnya. (Sofyan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama