Breaking News

PM Lebanon: Israel melakukan kejahatan kemanusiaan karena membunuh jurnalis
Sebuah kapal IRGC di lepas pantai Bandar Abbas, Iran [File: Nazanin Tabatabaee/WANA via Reuters]
Profesor AS menggugat universitas atas penangkapan selama protes pro-Palestina
Barbara Slavin: Trump menutupi rasa malu dengan memperpanjang gencetan senjata
Berita PBB: Sebagian besar Kota Gaza telah hancur dalam konflik

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Berita Foto

Menjalin Kebersamaan Umat Sekaligus Menimba Ilmu Agama Bagian Proses Pembangunan Kota Serang

(Kiri-kanan) Lurah Kasemen, Tubagus Herman (Staf Ahli Walikota Serang), Penceramah Kondang, KH. Islahuddin, Ketua RW.01, Kecamatan Kasemen. (Foto: Istimewa)

SERANG (wartamerdeka.info) - Membangun kebersamaan antar masyarakat dengan melakukan kegiatan sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang agama sangat penting dalam proses pembangunan sektor sumber daya manusia (SDM).

Hal ini terangkum saat acara pembukaan pengajian rutin setiap Rabu malam di Mushallah Darul Asyrof, Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Rabu malam (22/4/2026). 


(Ilustrasi video: Ketua DKM Darul Asyrof Kasemen, Anda Abdul Hasis, saat memberikan sambutan sekaligus menjelaskan kegiatan DKM untuk kemaslahatan umat)

Pengajian rutin yang dihadiri sekitar 50 jamaah, mengetengahkan Walikota Serang, Budi Rustandi, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Tubagus Herman, yang memaparkan proses pembangunan Kota Serang, terkait bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia   

"Bagian tradisi keagamaan, belajar ilmu agama tetapi sekaligus memperkuat ikatan islamiah, kepedulian sosial dan membangun kebersamaan, sangat mendukung pembangunan di Kota Serang," ujar Tubagus Herman, yang membacakan sambutan tertulis Walikota Serang.

Menurut Walikota, hal ini menjadi ruang yang sangat penting untuk mendalami berbagai masalah dengan bimbingan ulama yang tidak saja memahami secara tektual tetapi juga kontektual.


Sementara itu, Penceramah Kondang, KH. Islahuddin, menjelaskan agama mewajibkan umat untuk mendukung pemerintahan yang syah, yang bertugas untuk kemaslahatan umat.

Menjawab pertanyaan jamaah, terkait isyu yang sedang berkembang akhir-akhir ini, perang antara Amerika-Israel dengan Iran, Islahuddin menjelaskan wajib bagi umat islam untuk berpihak kepada negara Islam, yang terzolimi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mushallah Darul Asyrof, Anda Abdul Hasis, menyampaikan informasi yang sekaligus melaporkan kepada Walikota Serang, bahwa kegiatan Darul Asyrof tidak saja menggelar pengajian rutin, tetapi kegiatan lain yang pada pokoknya untuk kepentingan kemasyarakatan.

"Tahun ini, kami telah melakukan berbagai kegiatan seperti, santunan anak yatim dan kaum dhuafa. Kegiatan ini digagas oleh KH Islahuddin. Tahun lalu (2025), Darul Asyrof telah melaksanakan kegiatan kurban berupa sapi dan kambing," ujar Anda Abdul Hasis.

Anda menjelaskan, kurban tahun lalu telah didistribusikan ke 500 warga di sekitar Kasemen, Kota Serang. "Kami berharap tahun ini mendapat kiriman hewan kurban dari pihak Pemkot Serang. Begitu juga di bulan Muharam, Darul Asyrof kembali akan menggelar santunan yatim piatu," tutur Anda. 

Pengajian rutin yang dihadiri Kepala Kelurahan Kasemen, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Kaum Ibu dan dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kota Serang serta Pengurus Serikat Nelayan Nahdhatul Ulama Kota Serang, ditutup dengan makan malam bersama. (Josep Minar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama