Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hadapi Pandemi Covid-19, Ketersediaan Pangan Di kobar Aman

Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kris Budi Hastuti 

KOBAR (wartamerdeka.info) - Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kris Budi Hastuti bahwa ketersediaan pangan di Kobar sejauh masih aman, kendati tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Diungkapkannya, pihaknya terus melakukan monitoring dan pembinaan kepada para kelompok kelompok tani, terutama kelompok tani ibu ibu.

Pihaknya bekerjasama dengan dinas lain juga berusaha memacu serta meningkatkan ketrampulan warga agar mampu memanfaatkan secara maksimal pekarangannya, seperti contoh kelompok pangan Lestari.

"Tujuannya agar perekonomian warga  dapat terangkat dengan cara memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayur sayuran, dan sayuran tersebut bisa menjadi alternative income,"  ujarnya, kemarin.

Diungkapkannya pula bahwa, teekaitu kegiatan tersebur, pihaknya juga mendapat bantuan dana APBN dari pemerintah pusat lewat usulan anggota Komisi IV DPR RI  dari Fraksi Demokrat Bambang Purwanto.

Anggota komisi IV DPR RI dari Fraksi Demokrat Bambang Purwanto

Sementara Bambang Purwanto, yang berasal dari dapil Kalimantan Tengah menbenarkan adanya usulan pihaknya kepada pemerintah pusat untuk bantuan ke daerah ,yang dikelola oleh Dinas  Ketahanan Pangan.

"Tujuan diberikannya bantuan untuk meningkatkan perekonomian bagi kelompok tani ibu ibu, agar nantinya kelompok tersebut punya kemandirian, dan  mendapatkan penghasilan untuk menambah ekonomi keluarga," ungkapnya.

Adapun bentuk bantuan yang disalurkan itu sebanyak 20.000 bibit sayuran, yang disebar di empat kabupaten, dan masing masing kabupaten mendapat 5000 bibit.

Ke depannya pihaknya akan mendorong pentaluran bantuan ternak sapi dan kambing. (Taufik Hidayat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama