Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Bupati Muara Enim Siap Disuntik Perdana Vaksin Covid-19

MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Setelah melalui rapat persiapan dan pematangan yang dipimpin langsung oleh Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, maka dijadwalkan besok sore (29/01) sebanyak 5.960 vial vaksin Covid-19 akan tiba di Kabupaten Muara Enim. Selanjutnya pada Selasa (02/02), Bupati akan divaksin perdana menandai pencanangan dimulainya pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Muara Enim.

Dalam keterangannya di sela rapat, Kamis (28/01/2021), Bupati menyatakan kesiapannya untuk disuntik perdana vaksin Covid-19 di Kabupaten Muara Enim. Menurutnya hal tersebut merupakan wujud tanggung jawabnya sebagai kepala daerah untuk mengawali ikhtiar memutus rantai pandemi Covid-19 ini sekaligus menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa vaksin tersebut aman, baik dari sisi kehalalannya maupun dari sisi kesehatan. 

Nantinya selain Bupati juga akan memulai vaksin perdana yaitu para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Ketua DPRD, Kapolres, Dandim dan Kajari serta ada pula perwakilan tokoh pemuda maupun masyarakat. Vaksin perdana ini dijadwalkan berlangsung di Gedung Serba Guna RSUD H.M. Rabain Muara Enim.

Bupati menerangkan bahwa sesuai ketentuan, vaksin ini diperuntukkan bagi individu berusia 18 hingga 59 tahun dan tidak memiliki penyakit komorbid. Nantinya para calon peserta yang akan divaksin perdana , yaitu 10 orang.

Bupati, terlebih dahulu di hari Senin (01/02) akan menjalin pemeriksaan kesehatan. Besok (29/01) direncanakan vaksin akan tiba di Muara Enim yang diambil langsung oleh tim Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dengan pengawalan dari Polres Muara Enim. 

Vaksin ini diambil dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan untuk selanjutnya diserahkan secara simbolis kepada Bupati. Penyerahan ini akan berlangsung Jumat petang (29/01) di halaman Kantot Bupati Muara Enim. (Agus v) 

Posting Komentar untuk "Bupati Muara Enim Siap Disuntik Perdana Vaksin Covid-19"