Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


PC APRI Kab Cianjur Periode 2021-2025 Resmi Dikukuhkan

CIANJUR (wartamerdeka.info) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur H Pardi Suhardian meresmikan pengukuhan Pengurus Cabang (PC) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Cianjur untuk periode 2021-2025 di hotel Pesona Bamboe Lembang kabupaten Bandung Barat, Rabu (7 April 2021?.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri seluruh jajaran kepala KUA di lingkungan Kemenag Cianjur dan disaksikan oleh sejumlah pejabat Kemenag Kanwil Jabar serta jajaran pengurus APRI wilayah Jawa barat.

Pardi Suhardian pada acara pengukuhan tersebut menyampaikan sejumlah nama yang terlibat dalam kepengurusan PC APRI di lingkungan kemenag Cianjur, yakni : H.Irwan Juandi (Ketua Cabang), Mupahirin (Ketua 1), M. Rusliana (Sekretaris Cabang), Iwan Sihabudin Sofwani (Sekretaris 1), H. Riyan Fauzi (Bendahara Cabang), Dede Kurnia (Sekretaris 1), H. Sugandi (Ketua Seksi Hubungan Antar Lembaga/Masyarakat dan Teknologi Informasi), Kusmayadi dan Asep Taupik (anggota), Saripudin (Ketua Seksi Keanggotaan dan Angka Kredit), Elan Jaelani dan Asep Sugilarto (anggota), H. Ujang Miftah (Ketua Seksi Pengembangan SDM, Pendidikan dan Pelatihan), Depdep Ridwan Taufik dan Deden Wandi (anggota), H.Wawan Gunawan (Ketua Seksi Hukum dan Advokasi), Usep Ahmad Kamaludin dan Ruswan Chairi (anggota). 

Sejumlah nama tersebut disampaikan Pardi sesuai surat keputusan pengurus APRI wilayah provinsi Jabar nomor 025/SK PW/IV/2021 tertanggal 7 April 2021.

SK dimaksud ditetapkan di Bandung serta ditanda tangani oleh Toto Supriyanto selaku ketua Wilayah dan sekretaris Wilayah Tedy Hermawan.

Menurut ketua seksi hukum dan advokasi H. Wawan Gunawan, PC APRI Kabupaten Cianjur setelah resmi dikukuhkan, ke depan   dapat memberikan advokasi kepada tiap penghulu yang menghadapi persoalan hukum dalam melaksanakan tugasnya di lapangan.(KAMAL/A LUKMAN) 

Posting Komentar untuk "PC APRI Kab Cianjur Periode 2021-2025 Resmi Dikukuhkan"