Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Perlunya Penguatan Inovasi Wirausaha Wilayah Pesisir

Oleh: DR. Rina Uswatun Hasanah, S.Sos.I., MM 

(Kepala Sub Divisi Pendidikan dan Pelatihan Jakarta Islamic  Centre)

SKS (Sharing Knowledge Series) Spesial Ramadhan, kali ini bertemakan  Penguatan Inovasi Wirausaha Wilayah Pesisir.

Bahwa Jakarta sebagai Pusat Perekonomian dan Pemerintahan terdiri dari wilayah perkotaan dan pesisir, memiliki nilai ekonomi yang progresif yaitu Teluk Jakarta. 

Salah satu point dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta  Tahun 2021 adalah menyiapkan manajemen pengelolaan wilayah Pesisir yang bertujuan untuk menata  Pesisir  Jakarta agar secara ekologi kualitasnya menjadi semakin baik sekaligus membangun lingkungan  dengan menitikberatkan kesejahteraan dan kemajuan warga.

Wilayah pesisir yang dulu dikenal sebagai wilayah tertinggal, nyatanya hari ini sudah bisa bersaing dengan wilayah lainnya dalam hal pengembangan wirausaha inovatif.  Tentunya dengan penerapan beberapa model strategi antara lain pembimbingan dan mentoring, penguatan entrepreneurial  innovation, peningkatan kualitas SDM, penyediaan  saluran pemasaran, akses pemodalan,  pemanfaatan teknologi informasi, membangun aliansi kerjasama kemitraan dan membangun komunitas wirausaha.

Hasil penelitian yang sata lakukan  menunjukkan penyediaan saluran pemasaran merupakan elemen sensitif yang bisa dikembangkan menjadi sebuah alternatif strategi penguatan inovasi wirausaha di wilayah pesisir.  Wirausaha akan termotivasi untuk berinovasi dan berkreasi jika ada pasar yang jelas yang menjadi tujuannya.  

Namun saat ini sulit bagi para wirausaha jika ingin menentukan pasar yang dikehendaki, maka kolaborasi bersama pemerintah, tokoh masyarakat dan para akademisi menjadi hal yang penting. 

Aktor lain yang perlu diperhatikan adalah peranan mentor wilayah yang potensial dan memiliki kecapakan dalam bidang kewirausahaan dan komunikasi yang baik. Jika semua dapat diakomodir dengan terarah maka penguatan inovasi  wirausaha pesisir menjadi hal yang tidak sulit dilakukan. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama