TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Warga Kecamatan Kotabumi Selatan Lampura Digegerkan Penemuan Mayat Tak Dikenal

LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Penemuan mayat tanpa identitas (Anonim) gegerkan warga Kotabumi. Mayat tersebut ditemukan di dusun Gunung Angger Desa Mulang Maya Kecamatan Kotabumi Selatan sekitar pukul 06.30 WIB, Sabtu (12/03/2022).

Mayat berjenis kelamin laki laki itu, ditemukan oleh warga tidak jauh dari lokasi pengalian batu dan sudah dalam kondisi membusuk, diperkirakan meninggal dunia lebih dari 3 hari.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, melalui Kapolsek Kotabumi Kota IPDA Andries membenarkan atas penemuan mayat anonim berjenis laki laki tersebut di Dusun Gunung Angger Desa Mulang Maya Kecamatan Kotabumi Selatan Lampung Utara. Saat ditemukan jasad korban dalam keadaan sudah membusuk dan diperkirakan telah meninggal selama 3 hari.

Lanjut Kapolsek, saat ditemukan tidak ada satupun identitas yang ditemukan namun korban diperkirakan berusia 60 tahun dan diduga meninggal dunia karena sakit.” Kata Kapolsek.

Sementara itu, Camat Kotabumi Selatan, Sarihusin, menjelaskan, jasad korban kali pertama ditemukan oleh warga sekitar dalam keadaan telah membusuk, korban diperkirakan berusia 60 tahun, dari pengakuan warga sebelum korban meninggal, korban mengaku merupakan warga Sribasuki.

“Saat ini jasadnya telah kita titipkan di RSUD HM Riyacudu Kotabumi, guna menjalani pemeriksaan Identifikasi Forensik, dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit” jelas Sarihusin.(yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama