TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pamsimas Tingkatkan Akses Air Minum Bersih Dan Sanitasi

LAMONGAN (wartamerdeka.info) -Membiasakan  pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat melalui peningkatan akses air minum dan sanitasi berkelanjutan, pemerintah melaksanakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Di Kabupaten Lamongan, pada tahun 2022 ini Program Pamsimas dilaksanakan pada 6 lokasi.

Lima diantaranya merupakan program yang didanai menggunakan APBN, sedangkan 1 lokasi menggunakan dana APBD. Adapun 6 lokasi yang dipilih yakni Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup, Desa Banjarwati Kecamatan Paciran, Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng, Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio, Desa Bulubrangsi Kecamatan Laren, dan Desa Candisari Kecamatan Sambeng.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Senin (10/10) meresmikan Pamsimas Sumber Lancar di Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup. Dia berharap Pamsimas Sumber Lancar akan mampu memberikan manfaat pada masyarakat dalam hal akses air minum dan sanitasi yang lebih baik.

"Semoga adanya Pamsimas ini akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat di Sumberdadi. Hari ini saya resmikan dan dapat dimulai penggunaannya," kata Pak Yes.

Dalam pelaksanaannya Pamsimas dilakukan dengan pelibatan penuh masyarakat, artinya masyarakat memiliki peran aktif mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan dibawah bimbingan tim fasilitator yang direkrut oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tidak hanya itu, Pamsimas juga merupakan program kolaboratif antar stakeholder, yakni pemerintah pusat, daerah, hingga desa.

"Harapannya setelah diresmikan, masyarakat yang sudah mendapatkan tanggung jawab untuk memelihara Pamsimas ini nanti dapat benar-benar menjaga dan mengelola dengan baik, agar tidak terhenti dan dapat terus memberikan manfaat," tambah Pak Yes.

Adapun kegiatan fisik yang dilakukan dalam program Pamsimas ini berupa pembangunan sarana air minum, bangunan menara, jaringan perpipaan distribusi, dan sambungan rumah. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama