Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 081/DSJ: Gak Ada Alasan, Prajurit Harus Mahir Menembak


MADIUN (wartamerdeka.info) - Korem 081/DSJ menggelar latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Gunung Kendil, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (14/3/2023).


Latihan tersebut dipantau dan diawasi langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono.


Tak hanya mengawasi, Danrem juga tampak memberikan contoh bagaimana menembak senjata ringan yang benar.


Pamen TNI-AD itu berharap, hasil yang dicapai oleh anggotanya dalam menembak kali ini hasilnya akan lebih baik.


“Harapannya ada peningkatan dari latihan menembak sebelumnya,” katanya ditemui di lokasi usai menembak.


Sebagai kemampuan dasar bagi prajurit, kemampuan menembak mutlak harus dikuasai oleh setiap prajurit di manapun bertugas.


“Gak ada alasan, prajurit harus mahir menembak. Tidak hanya mampu saja, karena ini sifatnya kemampuan dasar yang mutlak harus dikuasai,” bebernya.


“Kalau kita mau lebih profesional, ini salah satunya. Prajurit harus mahir menembak,” pungkasnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama