Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2007

Kondisi SD Karang Sentosa 2 Memprihatinkan

Bekasi- Suasana belajar di SD Karang Sentosa 2, Karang Bahagia memprihatinkan. Dari tiga ruangan kelas yang berdiri sejak tahun 1979 ini, hanya tersisa 1 ruang kelas. Pasalnya, dua ruangan lainnya runtuh dan rata dengan tanah, akibat kondisinya yang tua tak terawat pada pertengahan Maret lalu. Kelas yang tersisa pun, kondisinya sangat mengkhawatirkan, selain fisiknya yang usang, kelas tersebut dengan terpaksa, digunakan oleh dua kelompok siswa, kelas satu dan dua secara berbarengan. Mereka terpaksa berbagi ruangan, papan tulis, dan konsentrasi belajar secara bersamaan, tanpa disekat. Untuk siang harinya, mulai pukul 09.30-12.15, kelas tersebut digunakan untuk siswa kelas enam. Sementara siswa kelas lainnya, dengan terpaksa meminjam gedung madrasah milik warga yang kondisinya pun tak jauh buruk dengan SD Karang Sentosa 2. ’’Ya begini lah kondisinya. Kita satukan siswa kelas satu dan dua untuk belajar. Papan tulisnya juga dibagi dua. Bagian kanan untuk kelas satu, dan kiri untuk kelas...

Anak Anggota DPRD Bekasi Disunat Makhluk Halus

Bekasi- Wajdymuna Fillah (4 tahun), anak seorang anggota DPRD Kabupaten Bekasi Munir Abas Bukhori, membuat geger para tetangganya. Pasanya, anak pendiam ini, hari Minggu pagi lalu kedapatan alat kelaminnya dalam keadaan tersunat. Para tetangganya banyak yang menduga anak tersebut telah disunak oleh mahkluk halus sebangsa jin. Munir Abas sendiri, membenarkan perisitwa itu. Pada hari Minggu pagi, sekitar pukul 09.00, kata Munir, anaknya tersebut diketahui menangis meraung-raung saat kencing di kamar mandi dalam rumahnya. Setelah diperiksa ternyata anaknya itu telah dalam keadaan tersunat. Kondisi fisik anak yang meskipun belum mengenyam pendidikan sekolah tapi sudah bisa membaca beberapa huruf dan angka itu, diketahui sehat. Namun, karena ujung penisnya terasa ngilu, akibat kulupnya terbuka, seperti dalam keadaan tersunat, maka dia hanya bisa menangis. Munir Abas sendiri, berusaha untuk menutup kembali kulup penis anaknya. Tapi tidak bisa, karena itu dia h...

Program Lisdes Bekasi Baru Menjangkau 15 % Warga Desa Miskin

Oleh: Aris/Edhie Soemarno Bekasi- Kasie Energi Dinas Pengendalian Dampak Lingkungan dan Pertambangan (DPDLP) Pemkab Bekasi Drs Adi Purwanto MM mengemukakan, hingga kini masih banyak masyarakat miskin pedesaan di Kabupaten Bekasi yang masih belum terjamah program listrik pedesaan (lisdes). Sesuai data yang berhasil dikumpulkan pihak DPDLP pada tahun 2007 ini, masih sekitar 20.906 KK keluarga miskin (prasejahtera I) di pedesaan yang belum bisa menikmati listrik. Dari jumlah itu, baru sekitar 15 persen atau sekitar 3.141 KK yang terjaring dalam program lisdes pada tahun 2007 ini. Menurut Adi Purwanto, kemarin, program lisdes ini di Kabupaten Bekasi dimulai pada tahun 2004, dengan dana awal Rp 56 juta untuk satu desa. ‘’Pada tahun 2007 ini, program lisdes diperuntukkan bagi 22 desa di enam kecamatan, dengan anggaran Rp3,1 milyar,’’ujar ujar kasie yang membidangi masalah listrik dan migas sambil menambahkan bahwa lamanya pemasangan listrik pedesaan ini rata-rata dua...