Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kasi P2B Kec. Jagakarsa Elisabeth Ratu Ranteallo Pimpin Pembongkaran Bangunan Bermasalah



JAKARTA-Pemberitaan tentang maraknya pelanggaran bangunan di Kecamatan Jagakarsa, Kota AdimistrasiJakarta Selatan, seperti yang dimuat di Warta Merdeka Online, kemarin, rupanya langsung mendapat tanggapan dari pihak Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) Kecamatan Jagakarsa.

Dipimpin langsung oleh Kepala Seksi P2B Kecamatan Jagakarsa Ir Elisabeth Ratu Ranteallo, para petugas dari Kecamatan Jagakarsa, kemarin, langsung melakukan pembongkaran bangunan ruko 6 unit setinggi 2 lantai yang tidak memiliki IMB di Jl Srengseng Sawah RT 01/ RW 07 No. 1.

Namun, tiga orang oknum yang mengaku wartawan sempat berusaha menghalangi petugas yang akan melakukan pembongkaran tersebut.

‘’Tolong ibu hentikan pembongkaran atau berurusan dengan saya,’’kata salah seorang oknum wartawan tersebut dengan nada mengancam seraya bertolak pinggang.

Namun Elisabeth Ratu dengan tegas terus memerintahkan anak buahnya melakukan pembongkaran terhadap bangunan bermasalah tersebut. Sehingga akhirnya bangunan tersebut berhasil dibongkar oleh para petugas.


Usai melakukan pembongkaran, Elisabeth Ratu menyatakan, sangat menyayangkan tindakan oknum tersebut. Apalagi, di samping berusaha menghalangi petugas melakukan pembongaran, sejumlah oknum wartawan tersebut juga membawa-bawa nama lembaga KPK untuk menakut-nakuti petugas agar pembongakaran dihentikan.

Menurut sejumah warga di lokasi pembongkaran ketiga oknum yang mengaku wartawan itu berinisial TP, AU, dan N. Mereka memang sering ‘’bermain’’ dengan ‘’kasus’’ bangunan bermasalah. Modusnya, mereka sering mendatangi pemilik bangunan bermasalah, dan mengintimidasi pemilik bangunan dengan menanyakan IMB. Tak jarang pula mereka mengancam akan membongkar bangunan dengan beco bila pemilik bangunan tak memberikan sejumlah uang.

Bahkan, mereka juga berani menjamin jika memberikan uang kepada mereka, maka bangunan tersebut tak akan dbongkar. Tampaknya ketiga oknum wartawan itu hendak memperlihatkan bahwa mereka mampun menghentikan pembongkaran yang dilakukan petugas. Tapi, Kepala Seksi P2B Kecamatan Jagakarsa Elisabeth Ratu rupanya tak bisa digertak begitu saja, sehingga pembongkaran tetap bisa dilaksanakan.


Sejumlah warga menyatakan salut atas ketegasan wanita kelahiran Toraja, Sulawesi Selatan, yang juga ibu dua anak itu.


Keterangan foto: Para petugas dengan dipimpin Kepala Seksi P2B Kecamatan Jagakarsa membongkar bangunan bermasalah, yang kemarin diberitakan Warta Merdeka Online.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama