Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jalur Angkot Pujasera Subang Ditertibkan

SUBANG- Puluhan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Subang menertibkan  kendaraan  angkutan kota (angkot) terutama di jalur pujasera pusatkota  Subang. Pasalnya jalur tersebut sering macet kerena diakibatkan  kurang sadar dan disiplinnya para pengemudi, seperti berhenti sembarangan.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi (Dalop) Lalulintas Dishub Subang Suwirya, Selasa (5/10/2010) mengatakan, sering terjadinya macet jalur angkot pujasera ini karena kebanyakan pengemudi  menurunkan dan menaikan para penumpang tidak disiplin. “Terkesan sekarep dewek. Ssembarangan berhenti sehingga kami jajaran Lalin Dishub subang menjalankan  instrusksi dari Kepala Dinas Perhubungan untuk penjagaan di titik rawan kemacetan sekaligus melaksanakan penertiban jalur angkutan kota di pujasera,”ujarnya.

Menurutnya, Pihak Dishub juga memasang rambu-rambu lulilantas dengan pemasang rambu pagar  tanda pemisah ruas jalan, sehingga ruas jalan kini menjadi dua bagian kendaran, mulai dari   jalan sekitar Jendaral Ahmad  Yani (pujasera-red) hingga belokan Jalan Suprapto (pusat Kota-red). “Jalur dibuat terpisah sehingga tidak nampak semerawut,“tegasnya.(ASEP S/wartamerdeka.com)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama