Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tsunami Melanda Mentawai, 21 Tewas 240 Hilang

MENTAWAI- Tsunami melanda Mentawai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, melaporkan korban tewas akibat tsunami yang terjadi semalam mencapai 21 orang tewas dan 240 lainnya hilang. Ketua BPBD Pagai Selatan, Joskamatir, menyatakan, personelnya masih melakukan upaya pencarian.

Menurut Jos, saat dihubungi Selasa 26 Oktober 2010, kondisi terparah dialami Dusun Belerakso, Desa Malakopak, Pagai Selatan. Di dusun itu, korban tewas sudah mencapai 16 orang.

Dusun ini terletak paling selatan gugusan Kepulauan Mentawai, sehingga paling dekat dengan episentrum gempa 7,2 skala Richter yang terjadi pukul 21.42 semalam. Dari Ibukota Kepulauan Mentawai, Tuapejat, butuh waktu 11 jam dengan perahu bermotor mencapainya.

Sementara itu, BPBD Sumatera Barat menyampaikan akan mengirimkan tim pembawa bantuan ke Pulau Sikakap, pulau paling selatan di Kepulauan Mentawai itu. Seperti halnya dari Tuapejat, perjalanan dari Kota Padang menuju Sikakap ini juga mencapai 11 jam perjalanan laut.

Tsunami yang menghantam Pagai Utara Selatan terjadi 15 menit pasca gempa 7,2 Skala Richter juga merusak sejumlah kawasan di Kabupaten Mentawai. Kawasan resort Makaroni dikabarkan rusak berat akibat diterjang tsunami. Kapal pesiar yang ditumpangi turis asing juga dikabarkan masih hilang kontak.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama