Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dinlutkan Rembang Sosialisasikan Perijinan Kapal Perikanan

REMBANG-Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Rabu (2/2) menggelar sosialisasi perijinan kapal di aula setempat. Diikuti syahbandar umum, syahbandar perikanan, kepala TPI se-Kab. Rembang, ketua kelompok nelayan, ketua paguyuban cantrang, Dishubkominfo, Kepala Pos Kamla TNI Angkatan Laut dan Kepala Satuah Polisi Air Polres Rembang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Suparman saat memberikan sosialisasi mengatakan, pihaknya akan menerapkan one day service perijinan kapal perikanan. Dengan program ini iharapkan  pelayanan perijinan terintegrasi terutama pada pelayanan surat layak operasional (SLO) maupun Siup surat ijin berlayar dala satu pintu satu atap. 

”Untuk peningkatan pelayanan kepada nelayan yang akan berangkat maupun nelayan yang ingin mengurus perijinan baru,” sebutnya.

Menurut dia, termasuk bagi pemilik kapal yang belum punya ijin untuk segera mengurusnya, karena lama kelamaan disiplin dipelayaran akan ditingkatkan, termasuk sertifikasi nahkoda maupun kelengkapan lainnya.

”Tujuannya untuk menghindari adanya operasi laut diperairan ditangkap, gara-gara perijinan belum lengkap,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, dengan adanya one day service sasaran yang dituju adalah mampu melayani dengan sebaik-baiknya kepa da nelayan dan ada koordinasi dalam membangun komitmen bersama natara pelabuhan perikananpantai tasik agung dan syahbandar. 

”Dengan ijin yang lengkap, kenyamanan berlaut dan rasa was-was nelayan bisa hilang,” imbuhnya.(hasan-wartamerdeka.com)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama