Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru Dorong Petani “Naik Kelas” melalui Penangkaran Benih Jagung JJUH


BARRU (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Barru bersama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan penanaman perdana benih jagung varietas JJUH (Jagung Jago Unhas) di lahan percontohan seluas 5 hektare milik Kelompok Tani Suka Damai, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina menegaskan pengembangan sektor pertanian hanya dapat berhasil melalui kolaborasi Pentahelix: pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

"Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Andi Ina.


Bupati menyebut penanaman jagung di tengah musim kemarau merupakan tantangan besar. Namun dengan benih unggul, penerapan teknologi, dan pendampingan intensif, tanaman ditargetkan panen dalam waktu sekitar tiga bulan. Ia juga menekankan peran penyuluh pertanian.  

"Kehadiran penyuluh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Pendampingan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program, dan kinerja penyuluh akan terus kami evaluasi," tegasnya.

Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Barru atas dukungan terhadap pertanian berbasis inovasi dan kemitraan.


Ia menjelaskan program Jagung JJUH merupakan implementasi kerja sama Fakultas Pertanian Unhas dengan Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF Taiwan). Setelah sukses mengembangkan padi selama 6 tahun di 10 kabupaten di Sulsel, kini kerja sama memasuki fase baru fokus pengembangan jagung periode 2026–2028.

"Barru menjadi salah satu dari lima kabupaten yang dipercaya sebagai lokasi penangkaran benih induk atau _parent seed_. Ini kepercayaan sekaligus peluang besar bagi petani Barru untuk naik kelas sebagai penangkar benih berkualitas," ungkap Prof. Risma. 

Ia merinci, hasil panen berupa tongkol jagung dari lahan penangkar akan dibeli langsung oleh Unhas bersama ICDF Taiwan untuk dikembangkan menjadi benih sebar bagi petani di berbagai daerah. 

Dikatakan, untuk menjamin kualitas, Unhas dan ICDF Taiwan juga menyediakan sarana prasarana, menempatkan koordinator wilayah dan asisten lapangan, serta memberikan pendampingan teknis berkelanjutan. Petani penangkar diminta disiplin menerapkan SOP agar kemurnian genetik dan mutu benih tetap terjaga.

Melalui penanaman perdana ini, Pemkab Barru dan Unhas berharap lahir model pengembangan benih jagung unggul yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mensejahterakan petani di Kabupaten Barru.

Kegiatan ini turut  dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang,M.Si., Wakil Ketua DPRD, Andi Yenni, SE bersama Amggota DPRD Herman Jaya,S.Ft. Unsur Forkopimda. Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., jajaran akademisi Unhas.Mewakili Taiwan Technical Mission Dr. Muhammad Fuad. Kadis PTPHBUN. Mewakili Bulog Parepare  Musdalifah, Mewakili BPS Barru Armaluddin, Pimpinan Cabang Bank Mandiri Barru Muh. Makmun Arsyad, Kepala Desa Siawung Sudirman, S.Sos., Ketua KTNA Kabupaten Barru Drs. A. Subur Toro. Ketua dan Anggota Kelompok Tani Se Desa Siawung. (syam) .

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama