Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jelang Perayaan HUT Klenteng Cu Ankiong Diprediksi Jalur Pantura Macet


REMBANG (wartamerdeka.com) - Jajaran Aparat kepolisian Polres Rembang terus melakukan koordinasi dengan panitia perayaan HUT Kelenteng Cu Ankiong Lasem yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu, 21 dan 22 April mendatang. Pasalnya, kegiatan berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Kartini dan biasanya Kabupaten Rembang dikunjungi banyak tamu penting dari provinsi, sehingga polisi perlu mengatur strategi pengamanan.

Kepala Bagian Operasional Polres Rembang, Kompol Pranandya didampingi Kasat Lantas AKP Dudi Pramudia di ruang kerjanya menjelaskan, personel kepolisian yang diploting bertugas mengamankan prosesi di Lasem sebanyak 360 orang. Mereka akan ditugaskan di tempat pelaksanaan kegiatan di Kelenteng Cu An Kiong Desa Dasun Kecamatan Lasem. Lanjut Kompol Pranandya, pada hari kedua nanti hampir 90% personel kepolisian yang ditugaskan akan ditempatkan di jalan raya, guna mengamankan prosesi arak-arakan patung dewa yang direncanakan melalui jalur pantura Lasem. Untuk persiapan pengamanan sudah mencapai 75% dan sisanya dituntaskan saat pelaksanaan.


Kompol Pranandya menambahkan, arak-arakan dijadwalkan berlangsung antara pukul 9 pagi hingga 4 sore. Untuk itu aparat kepolsisian khususnya satuan lalulintas terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat, membahas pengamanan jalur pantura saat arak-arakan digelar.

Sementara AKP Dudi Pramudia menjelaskan, panitia sudah mengirimkan rute arak-arakan, sepanjang sekira 4,5 kilo meter. Berawal dari Kelenteng Cu An Kiong, rombongan melewati jalan raya Lasem menuju Desa Gedongmulyo, seterusnya kembali ke jalan raya menuju Kelenteng Babagan, kemudian ke Kelenteng Karangturi dan kembali ke tempat pemberangkatan.

Menurut AKP Dudi Pramudia, saat arak-arakan nanti berlangsung kemungkinan akan diberlakukan buka-tutup, namun hanya untuk kendaran kecil, sedangkan untuk angkutan berat dan bus akan dialihkan melalui jalur alternatif. Kendaran dari arah timur akan dialihkan jalur Kragan-Sedan dan Pandangan-Sedan melalui Pamotan menuju pertigaan Clangapan Desa Tireman Kecamatan rembang, dan sebaliknya dari arah barat melalui jalur sama.

Ditambahkan, Satlantas sendiri berusaha mensosialisasikan kemungkinan terjadinya macet dan pengalihan jalur saar berlangsungnya arak-arakan di Lasem. Salah satunya dengan menyebarkan pamflet berisi pemberitahuan pengalihan jalur alternatif yang disediakan kepada pengemudi angkutan berat saat berada di jembatan timbang Sarang. (hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama