Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Iran Peringatkan Ukraina Atas Serangan Kapal Dagangnya di Kaspia

Foto AP / Tentara Iran

JAKARTA - Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Iran akan membawa konsekuensi, merujuk pada AS, Israel, dan sekarang Ukraina.

“Ukraina pun mungkin akan segera memahami bahwa Iran tidak akan membiarkan tindakan mereka tanpa balasan,” tulis Azizi di X.

Peringatan ini muncul setelah Iran mengutuk serangan Ukraina terhadap kapal komersialnya di Laut Kaspia, yang menewaskan seorang pelaut dan melukai satu orang lainnya.

Pernyataan ini juga muncul di tengah agresi AS yang terus berlanjut terhadap Iran, dengan Teheran berulang kali memperingatkan bahwa mereka akan membela kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasionalnya.

(Foto AP/Ebrahim Noroozi)

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan itu melanggar Pasal 2(4) Piagam PBB dan merupakan tindakan agresif yang dapat semakin menyebarkan perang dan ketidakamanan.

Kementerian tersebut menekankan bahwa Iran tidak pernah campur tangan dalam konflik Rusia-Ukraina dan mengatakan serangan itu menunjukkan pendekatan rezim Ukraina yang terus menerus irasional dan bermusuhan terhadap Republik Islam.

Iran juga memperingatkan bahwa mereka tidak akan ragu untuk membela kepentingan dan keamanan nasionalnya.

"Tanggung jawab atas konsekuensi dari petualangan kepala rezim Ukraina akan berada di pundak rezim tersebut dan para pendukung serta penghasutnya," tambah pernyataan itu.

Sumber: Al Jazeera


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama