Langsung ke konten utama

Kapolda Jateng Buka Kejurnas Bola Voly Bupati Cup

REMBANG (wartamerdeka.com) - Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Didik S Triwidodo Kamis pagi  (3/5)membuka  secara resmi Kejurnas (Kejuaraan Nasional  bola voli pantai Indonesia Open Bupati Rembang Cup  2012 pagi tadi, dibuka secara resmi oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi  yang juga Ketua Pengda PBVSI sejumlah 28 tim putra dan 18 tim putri dari 11 propinsi  ikut dalam Kejurnas ,Empat lapangan disediakan oleh panitia penyelenggara, untuk tahap seleksi hingga final nanti.

Kapolda Jateng Irjen Pol Didik s Tri Widodo kepada wartawan usai membuka kejurnas  menyampaikan, melihat animo yang cukup tinggi dari seri ke 2 kejurnas yang diadakan tahun ini, diprediksi even ini dimanfaatkan oleh provinsi peserta untuk mengintip kekuatan lawan. Karena sebagian besar pemain yang diturunkan pada kejuaraan adalah atlit nasional, dan ingin memetakan kekuatan lawan.

Masih kata Kapolda Untuk Jateng sendiri lanjut  diharapkan pada ajang PON tahun ini atlit bola voli pantai turut menyumbang medali emas. Oleh karena itu usai kejurnas nanti atlit putra dan putri akan terus digembleng agar mencapai target yang ditetapkan Pengda PBVSI Jateng.

Sementara itu  penasehat panpel bola voli pantai AKBP Adhy Fandy Ariyanto yang juga Kapolres Rembang menyampaikan,  kondisi pantai Caruban-Lasem dan lapangan tempat lomba termasuk memenuhi syarat. Sebelumnya telah disurvay oleh tim penguji dari PB PBVSI dan dinyatakan layak untuk menggelar kejurnas.

Ditambahkan, saat ini panpel fokus pada penyelenggaraan kejurnas dan berikutnya baru akan membahas agenda tahunan kejuaraan pantai tingkat lokal untuk mencari talenta serta pembibitan atlit bola voli pantai dari Kabupaten Rembang. Dimungkinkan akan dibuat ajang kejuaran bola voli pantai bertajuk Kapolres Rembang Cup.(hasan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...