Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Setelah Yudafest, Akan Digelar Situ Gede Orchesta dan Tasik Fashion Karnaval Internasional


Foto : Steering Comite Yudafest, Nanang Nurjamil 

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Tasikmalaya Fashion Karnaval dan Situ Gede Orchesta siap  digelar. Rencananya kedua event itu akan dilaksanakan setelah selesai acara Yudanegara Festival (Yudafest) ke-1.


“Paling dekat itu akan ada Situ Gede Orchesta. Tujuannya ingin memperkenalkan objek wisata itu melalui musik. Kami akan mengusulkan kepada pemerintah untuk menjadi kawasan wisata Seni, Ekonomi, Budaya, Lingkungan, Agama dan Kreatif (SEBLAK),”ujar Steering Comite Yudafest, Nanang Nurjamil, Jumat (25/8/1017).

Kata Nanang, selain itu juga ke depan akan ada pergelaran Tasikmalaya Fashion Karnaval tingkat internasional. Bahkan direncanakan  diikuti oleh seribu peserta yang berbusana buatan Tasikmalaya di antaranya batik, bordir, payung dan kelom.

Event tersebut ingin memperkenalkan seni budaya dan ekonomi kreatif ke dunia internasional. Tak tanggung-tanggung, nanti juga akan mendatangkan peserta dari sejumlah negara asing. Sehingga acaranya itu akan berlangsung spektakuler.

Pihaknya akan mengirimkan proposal festival fashion dunia ke Francis. Karena di negara tersebut merupakan barometer festival setiap tahun. Sehingga diharapkan mereka bisa tertarik datang ke Kota Tasikmalaya.

“Kami ingin memperkenalkan seni budaya dan ekonomi kreatif. Tasik punya potensi fashion asli daerah yang layak untuk dijual ke dunia internasional. Adapun event tersebut akan digelar tahun depan. Sedangkan lokasinya tetap di Jalan Yudanegara. Mungkin format jalannya akan diperpanjang lagi,”bebernya.

Menurut Nanang pihaknya akan kerja sama dengan sejumlah sponsor yang sudah siap mendukungnya. Juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Kadin Kota Tasikmalaya dan Kadin Jawa Barat.

“Mungkin bentuknya hampir mirip dengan Jember Karnaval di Jawa Timur. Namun bedanya di Tasikmalaya Fashion Karnaval asli produk daerah. Juga sentuhan religinya akan lebih kentara. Sehingga akan tampil berbeda dan menarik,”pungkasnya.(Ariska)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama