Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

JICA dan Japan Coast Guard Kunjungi Kantor Zona Bakamla RI di Batam



BATAM (wartamerdeka) - Delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Japan Coast Guard (JCG) mengunjungi Kantor Kamla Zona Maritim Barat di Batam, Kamis (19/10/2017).


Delegasi yang telah tiba kemarin (18/10) disambut hangat oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma TNI Prasetyo, S.Pi., M.Tr.(Han)., M.A.P. dan jajarannya. Kegiatan diawali dengan perkenalan masing-masing instansi dan personel. Turut hadir pula perwakilan dari Polair Polda Kepri selaku Stakeholder Bakamla RI.

Kunjungan delegasi Jepang yang dipimpin oleh Senior Advisor of JICA Toshitaka Ishima ini merupakan kunjungan timbal balik atas kedatangan Tim Teknis Bakamla RI terdahulu ke Jepang. Kunjungan tersebut dalam rangka survey fasilitas JICA dan JCG untuk melakukan kerja sama dalam bidang peningkatan kapasitas personel.

Melakukan hal yang sama, delegasi Jepang juga melihat fasilitas yang dimiliki Bakamla RI khususnya di Zona Maritim Barat. Hal ini dimaksudkan agar kerja sama yang dilakukan dapat tepat sasaran.

Selain berkunjung ke Kantor Kamla Zona Maritim Barat, delegasi juga diajak melihat Pangkalan Kapal Patroli Batam, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Batam, Galangan Kapal PT. Palindo Marine Shipyard yang saat ini sedang mengerjakan produksi kapal 110 meter untuk Bakamla RI, kunjungan ke Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Batam, dan Polair Batam.

Lebih lanjut, kerja sama peningkatan kapasitas personel ini rencananya akan dilaksanakan di Indonesia dan Jepang, dan diharapkan sudah dapat terealisasi pada tahun 2018 dengan melibatkan stakeholder Bakamla RI. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama