Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Raih Dua Penghargaan Sekaligus, Pasar Koja Baru Tak Berhenti Berinovasi Tingkatkan Pelayanan


JAKARTA (wartamerdeka) - Berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan pengelola Pasar Koja Baru, Jakarta Utara membuahkan hasil. Dua penghargaan sekaligus berhasil disabet Pasar Koja Baru yaitu Anugerah Pancawara 2017 kategori Pasar yang dikelola BUMD (badan usaha milik negara) dan yang kedua sebagai Pasar yang berhasil melakukan inovasi ‘Pengelolaan Sarana-Prasarana Pasar secara Sinergis’.


“Ini semua atas peran pedagang,” ungkap Kepala Pasar Koja Baru, Eko Purwanto merendah.

“Kedua anugerah Pancawarna 2017 yang berhasil kami boyong itu kategori Pasar yang dikelola oleh BUMD dan yang kedua sebagai pasar yang berhasil menciptakan inovasi saranan dan prasarana secara sinergi. Penghargaan ini merupakan keberhasilan para pedagang dan pengelola yang selalu bersinergi dalam menciptakan kebersamaan,”kata Eko Purwanto,  tadi sore. 

Diakui oleh Kepala Pasar, penghargaan ini merupakan yang pertama kalinya. Anugerah ini diselenggarakan Yayasan Danamon Peduli bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI.

Eko juga menambahkan, memang semenjak Pasar Koja Baru ini selesai renovasi dan dioperasikan pihaknya berusaha keras agar pasar yang dikelolanya mendapat SNI. Selain itu juga berusama memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan dengan tujuan agar pembeli merasa aman dan nyaman saat berbelanja.

“Selain itu dalam satu bulan kami bersama para pedagang rutin menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan. Ini dilakukan karena para pedagang menginginkan yang terbaik untuk tempat usahanya. Bahkan mereka sekarang tanpa diberi surat edaran untuk kerja bakti mereka sudah melakukannya,” terang Eko Purwanto.

Dirut Pasar Jaya Arief Nasrudin

Sementara itu Dirut Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, Pasar Jaya masih harus terus bebenah, keberhasilan Pasar Koja dalam mendapatkan Penghargaan menjadi salah satu contoh untuk pasar lainnya di DKI untuk berbuat lebih banyak lagi pada masyarakat dan pedagang.

Pasar Jaya harus menjadi Bapak UKM dalam menyiapkan fasilitas pendukung demi menghadapi persaingan yang semakin ketat kedepannya.

“Kami akan melakukan semaksimal mungkin peran yg sudah dituangkan dalam Perda pasar untuk menjadi agar pasar tetap menjadi barometer penggerak perekonomian rakyat di DKI jakarta” tandas Arief.(aris)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama