// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

ANAK PEMBACOK AYAH KANDUNG DIBEKUK SATRESKRIM POLRES PURWAKARTA

Anggota Satreskrim Polres Purwakarta berhasil membekuk pelaku pembunuhan ayah kandung di dalam hutan 

PURWAKARTA (wartamerdeka) -
Kehidupan Toha Sukarya yang beralamat di kampung Bongas Ngora Desa Cibatu kecamatan Cibatu kabupaten Purwakarta harus berakhir tragis.  Dia  tewas di tangan anaknya sendiri,  pada Selasa 13 Nopember 2017.


Atas kasus pembunuhan tersebut, polisi cepat bertindak. Begitu mendapatkan laporan dari warga,  pihak kepolisian setempat langsung merespon dengan menerjunkan jajaran reskrim untuk mengejar pelaku.

Dan, tak memerlukan banyak waktu, anggota Satreskrim Polres Purwakarta  akhirnya berhasil membekuk pelaku.        
                             
Menurut AKP Agtha Bhuana,SH, Kasat Reskrim Polres purwakarta saat dikonfirmasi wartamerdeka di ruang kerjanya, pelaku yang bernama Jarkasih (39 tahun) sudah diamankan dan sekarang dalam tahap pemeriksaan.

"Pelaku kita tangkap di daerah hutan karet, " ujarnya.

Pihak Kepolisian masih mencari apa yang menjadi penyebab insiden anak tega melakukan pembunuhan terhadap ayah kandungnya sendiri. 

"Sementara pelaku akan kita kenakan Pasal 338 Kitab Undang Undang Acara Pidana KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman kurungan paling lama 15 tahun, " tegas Agtha. (A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama