Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Humas Ancol Klaim Dufan Mati Listrik Karena Pemadaman dari PLN, Ini Bantahan Pihak PLN

JAKARTA (wartamerdeka) - Tragedi padamnya listrik di salah satu wahana di Taman Impian Jaya Ancol, yakni Dunia Fantasi (Dufan), Sabtu (25/11/2017) membuat pengunjung panik dan ketakutan.


Sebelumnya, Manager Corporate Comunication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari mengklaim jika pihaknya tak diberitahu pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero apabila ada pemadaman listrik mendadak.

Namun pernyataan Rika ini dibantah mentah-mentah oleh pihak PT PLN Persero, yaitu Eki Sairoma Situmeang selaku Supervisor Humas PLN Distribusi DKI Jakarta. Eki memaparkan, apabila tidak ada penjadwalan pemadaman listrik saat itu.

"Maaf mas, sama sekali tak ada penjadwalan pemadaman listrik saat itu," papar Eki kepada wartawan,  Minggu (26/11/2017).

Dijelaskan Eki, padamnya listrik di Dufan yang berimbas pengunjungnya ketakutan saat main di sejumlah permainan itu dikarenakan adanya masalah teknis pada instalasi listrik di Dufan itu sendiri.

"Ini mungkin mereka (PT Pembangunan Jaya Ancol) melihat kronologis teknis dulu kali mas. Setelah ditelusuri petugas PLN, baru dketahui jika memang dari instalasi sisi pelanggannya (bermasalah). Kalau pun ada jdwal terkait hal pemeliharaan, pasti kami beritahukan di awal. apalagu pelanggan (Dufan) kan kebutuhannya (listrik) perlu yang besar. Maka dari itu, saat ini kami masih menunggu klarifikasi dari pihak si Dufan," paparnya. (badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama