SERANG (wartamerdeka.info) - Tradisi memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. dengan menggelar "Panjang Mulud" semakin kuat di kalangan warga Serang Banten.
Seperti yang dilakukan warga RW 07 Lingkungan Pegantungan Royal, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Provinsi Banten pada Sabtu (12/9/3026) dengan mengiring panjangan mengitari kawasan pertokoan Royal.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman dan di dalam Musholla Baitul Istiqomah di wilayah RT. 04 Pegantungan Royal RW 07, di hadiri Warga RW 07 dan masyarakat Sekitar serta para donatur.
Acara dimulai dengan pembacaan sholawat, dan doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi pembagian Panjang Mulud kepada warga.
Pembacaan doa di isi dengan mengirim Do'a kepada tokoh masyarakat yang telah wafat H. Yadi Sufiyadi, mantan Ketua RW 07 Pegantungan Royal sekaligus Mantan Ketua Trumbu Provinsi Banten.
Panjang Mulud tahun ini tampak sangat meriah. Berupa kereta hias berwarna silver dengan dominasi pita biru, di isi berbagai macam barang kebutuhan dan makanan seperti pakaian, peralatan rumah tangga, hingga aneka snack (makanan ringan) yang merupakan bentuk sedekah dan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Sementara itu, Ketua RW 07 Pegantungan Royal, H. Agus Sirod, menjelaskan bahwa tradisi Panjang Mulud tidak hanya sebagai wujud cinta kepada Rasulullah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan gotong royong antar warga.
“Alhamdulillah tahun ini warga sangat antusias karena di ikuti oleh seluruh Warga di setiap RT yang ada di Lingkungan RW 07 Pegantungan Royal. Ini bukti bahwa semangat Maulid masih hidup di tengah masyarakat, semoga berkah dan membawa kebaikan untuk kita semua,” ujar Fuad Arman, Ketua Panitia Maulid.
Acara ditutup dengan pembagian isi Panjang Mulud kepada warga yang hadir. Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan tersebut. (L. Maulana)
Rangkaian kegiatan Panjang Mulud






