Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Laksma TNI Suradi Dukung Pemilikan Rumah Bagi Personel Bakamla RI




JAKARTA (wartamerdeka) -  Kepala Biro Umum Bakamla RI Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M. menghadiri Sosialisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).


Dalam sambutannya, Laksma TNI Suradi sangat mendukung adanya program ini. “Ini adalah kesempatan langka sehingga harus ditanggapi serius untuk memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu sandang, pangan, dan papan”, ujarnya.

Dengan adanya skema FLPP ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberikan proses yang mudah dan juga penetapan DP yang ringan, mulai dari 1%. Selain itu bunga yang dikenakan oleh bank yang berpartisipasi dalam program FLPP terbilang cukup rendah dan rentang waktu kredit dapat disesuaikan dengan kemampuan pembeli.

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) D.T. Saraswati. Saraswati menyampaikan apresiasinya kepada Bakamla RI yang telah memfasilitasi pertemuan ini, yang cukup penting bagi personel Bakamla RI. “Kebutuhan papan melalui program FLPP sangatlah dibutuhkan bagi PNS maupun TNI/Polri untuk mensejahterakan masyarakat agar lebih mudah dalam mendapatkan rumah”, imbuhnya. “Kebutuhan sandang dan pangan sudah terpenuhi, namun kebutuhan papan masih dirasa sulit untuk dimiliki oleh semua orang,” tambahnya.

Turut hadir pula perwakilan dari 8 pengembang perumahan yang tersebar di wilayah Jabodetak. Tidak hanya memasarkan produk perumahannya, pengembang juga mengedukasi personel dalam memilih properti yang tepat baik dalam hal lokasi dan juga pembiayaannya. Tidak ketinggalan, terdapa pula perwakilan 5 bank nasional yang berpartisipasi dalam program FLPP untuk dapat langsung memberikan simulasi kredit kepada personel yang berminat untuk memiliki rumah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama