// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Prajurit Satgas MTF TNI Olahraga Bersama di Pelabuhan Lebanon



LEBANON (wartamerdeka) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) tahun 2017 di bawah pimpinan Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. sebagai Dansatgas melaksanakan olahraga bersama di pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu (1/11/2017).


Olahraga bersama diawali dengan apel pagi, dilanjutkan peregangan, lari pagi memuteri pelabuhan Beirut kemudian permainan Basket dan Voly. Satgas ini telah melaksanakan On Task 5 kali terhitung 27 September sampai dengan 29 Oktober 2017.

Setiap kali melaksanakan tugas, personel Satgas MTF TNI harus memiliki mental dan fisik yang prima. Fisik yang prima merupakan modal dasar setiap prajurit dalam melaksanakan tugas, begitu pula kru KRI Usman Harun-359 yang merupakan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil harus menjaga fisik yang prima. Hal ini bertujuan untuk menunjang tugas pokok sebagai penjaga perdamaian di Lebanon.

Seperti diketahui Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. dengan jumlah 100 personel terdiri dari 94 kru KRI didukung 1 Perwira Intelejen, 1 Perwira Psikologi, 1 Dokter, 1 Perwira Penerangan, 1 Kopaska dan 1 Penyelam.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama