Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Satpel Dishub Cengkareng Tindak 1100 Kendaraan

Kasatpel Dishub Cengkareng Affandi 

JAKARTA (wartamerdeka) - Dalam melaksanakan penertiban dan penindakan selama bulan April sampai dengan Oktober 2017, Satuan Pelaksana (Satpel), Sukudinas Perhubungan (Sudinhub), Jakarta Barat berhasil menindak 1100 kendaraan yang melakukan pelanggaran.


Menurut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel), Dishub Cengkareng Affandi, ada 500 kendaraan yang distop beroperasi, sedangkan yang dilakukan penderekan sebanyak 350 kendaraan, dan 250 kendaraan ditilang.

"Jumlah total ada 1100 kendaraan yang telah kami tindak di wilayah Kecamatan Cengkareng dalam kurun waktu 7 bulan, " kata Affandi, Jumat (24/11/2017).

Ia mengungkapkan dalam melaksanakan operasi tersebut, Satpel Cengkareng menurunkan personil gabungan yang terdiri dari Dishub, Kecamatan, Kelurahan, Polisi dan TNI.

" Kita kompak bersama Tigapilar, untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat tentang keberadaan truk, dan mobil pribadi yang parkir di pinggir jalan, karena membandel terpaksa dilakukan penindakan agar jera," ungkap Affandi.

Ditegaskannya juga bahwa Satpel Dishub Cengkareng akan terus melakukan pengawasan, dan penderekan di Wilayah Cengkareng bila mana masih di temukan parkir liar.

"Untuk itu saya menghimbau para pemilik kendaraan untuk parkir di tempat yang aman tanpa menganggu arus lalulintas," pungkasnya.

Sementara itu masyarakat di Jalan Kopaja,  Rawa Buaya mengaku senang dan mengapresi tindakan Dishub yang melakukan penderekan di lokasi tersebut, pasalnya laporan masyarakat mengenai keberadaan parkir liar sebelumnya sudah dilaporkan ke pihak terkait.

Ziky Arahman (56) salah seorang warga mengaku pernah menegur aktivitas yang terjadi di lokasi tersebut, dan dirinya dan warga lainnya juga telah memperingatkan namun tidak pernah di dengar sama sekali oleh pemilik kendaraan.

"Nah kalo gini kan enak kita juga pejalan kaki dan yang bawa motor enak lewat sini," ucap Ziky. 

Ziky berharap dengan adanya penindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan dapat membuat efek jera, serta ada kelanjutan dari penindakan secara berkala. (Badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama