Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Banyak Penyandang Cacat tak Mendapat Perhatian dari Pemkab Tasikmalaya

TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Dari penulusan wartamerdeka ternyata banyak warga penyandang cacat di Kabupaten Tasikmalaya yang justru tidak terdata dan tidak mendapat sumbangan dana dari pemerintah.


Dari informasi yang dihimpun wartamerdeka, justru yang mendapat sumbangan dari pemerintah atau dana yang dikucurkan lewat Dinas Sosial mereka warga yang sehat dan tidak mengalami cacat.

Seperti misalkan Nursamsi (13) warga kampung Sindangwangi,Desa Tenjonagara, kecamatan Cigalontang, kabupaten Tasikmalaya, justru hanya didata namun tidak pernah mendapatan sumbangan apapun dari pemerintah daerah setempat.

Menurut orang tua Nursamsi kepada wartamerdeka, Kamis (7/12 /2017), semenjak putranya mengalami penyakit kejang- kejang pada enam tahun yang lalu hingga saat ini,baik aparat desa maupun kecamatan hanyalah mendata saja namun menurutnya tidak ada kabar selanjutnya.

"Cuma didata pernah namun tidak pernah mendapat sumbangan apapun dari penrintah," ucapnya.

Anak ke- empat tersebut masih menurut ibu Nursamsi, semenjak enam tahun yang lalu putranya mengalami lumpuh dan tidak bisa bicara hingga saat ini dan seluruh badannya pun selalu gemetar seperti kedinginan.

"Makannya saja harus disuapin karena tangannya selalu gemetar," ucapnya.

Sungguh memilukan ternyata mereka yang seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah justru jangankan mendapat sumbangan dalam data Dinas Sosial penyandang cacat di kecamatan pun justru nama- nama mereka pun tidak terdata.( ag )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama