Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Purna Tugas, Empat Kadus Beroleh Kendaraan Roda Dua


LIMBOTO (wartamerdeka) - Sebanyak empat orang kadus  Desa Bululi,  kecamatan Asparaga yang  telah usai melaksanakan tugas (Purna Tugas) beroleh fasilitas kendaraan roda dua.
Kendaraan roda dua tersebut diserahkan langsung Bupati Gorontalo Prof Dr Nelson Pomalingo yang  saat itu turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr Fory Naway.


Bupati Nelson menyampaikan, ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo menghargai pengabdian dan dedikasi para kepala dusun yang telah purna tugas.

“Pemkab Gorontalo mengapresiasi dedikasi aparat, terutama para kadus yang sudah sekian lama bekerja,” ungkapnya. 

Memang, sesuai kesepakatan awal antara pemerintah desa dan kecamatan,  bentuk tunjangan ini berupa insentif. Namun,  jika diberikan insentif tetap akan habis juga. Oleh karena itu, bentuk apresiasi berupa tunjangan dialihkan ke pemberian kendaraan roda dua, dengan alasan kendaraan ini diharapkan akan bermanfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga.

“Diberikan motor agar dimanfaatkan menjadi multi fungsi. Selain digunakan keperluan bagi anggota keluarga dalam beraktifitas, yang  lebih utama lagi  diharapkan menjadi pedagang keliling,” harap Bupati Nelson.

Motor ini bisa dipakai untuk berdagang. Misalnya, kata Bupati Nelson,  bisa berdagang ikan keliling, menjadi  pedagang sayur dan lain-lain.Pada intinya,motor ini menjadi pendongkrak peningkatan ekonomi Keluarga.

“Oleh karena itu, kendaraan ini dirawat dengan baik. Ini menjadi aset sampai anak cucu dalam hal pemenuhan peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Bupati Nelson(irfan/ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama