Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dianggap Tingkat Kejahatan Jakbar Tinggi, Babinsa Wajib Patroli



JAKARTA (wartamerdeka) - Dandim 0503/Jakarta Barat (JB), Letkol Kav Andre Henry Masengi pimpin upacara bendera, dan berikan pengarahan kepada prajurit TNI dan ASN jajaran Kodim, Senin (8/1/2017).


"Mulai hari ini, saya minta untuk petugas upacara dan peserta upacara lebih siap lagi, untuk itu perlu adanya latihan dan di gladikan sebelum melaksanakan  upacara," ujar Letkol Kav Andre Henry Masengi.

"Saya melihat masih banyak yang tidak serius dalam melaksanakan upacara, untuk itu perlu diterapkan kedisiplinan dan jangan maen maen, ke depan saya mohon untuk berbuat serius," tegas Dandim.

Lebih lanjut Dandim 0503/JB menyampaikan, tugas dan tanggung jawab Babinsa di wilayah. 

"Dinamika di lapangan Jakbar ini tingkat kejahatan masih tinggi, untuk itu tingkatkan Komsos dengan aparat sekitar lingkungan, maksimalkan untuk patroli wilayah," tegasnya.

Dia berharap setiap hari kegiatan Babinsa di wilayah dilaporkan, dan Danramil harus memonitor apa yang telah dilaksanakan oleh Babinsa, dan jangan lupa menjaga faktor kesehatan, dan keamanan individu masing masing.
Dari akhir pengarahannya, Dandim 0503/JB mengucapkan terimakasih kepada seluruh personil yang terlibat dalam kegiatan penutupan HUT Kodam Jaya.

"Dan kepada yang mengambil cuti gunakanlah waktu dengan sebaik baiknya, perlu diingat tidak ada alasan terlambat untuk masuk kerja lagi," pungkasnya. (Dar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama