Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Bakamla RI Mengudara di Perbatasan RI-Malaysia


NUNUKAN (wartamerdeka.info) - Memanfaatkan momen kegiatan Sosialisasi Layanan Publik dan Pelestarian Lingkungan yang akan digelar di Sebatik, Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Laut (KH) Drs.Toni Syaiful melakukan dialog interaktif secara on air bersama Radio Republik Indonesia (RRI), di Ruang Siaran RRI Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (29/7/2018).

Pada kesempatan tersebut Kolonel Toni didampingi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono, beserta sejumlah  Staf  Humas antara lain Enni Parikawati, S.T., M.T., Novita Sari Dewi, S.E., Yuhanes Antara, S.Pd., Asmawi, dan Serda Ttg Fatkul Munir.

Dialog Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI bersama  presenter siaran RRI Rusdi Mursalim mengambil tema "Menjaga Kedaulatan NKRI di Tapal Batas" berlangsung selama satu jam. Berbagai pertanyaan diajukan Rusdi seputar tugas dan kinerja Bakamla RI, keberadaan Bakamla RI, berbagai kasus ilegal yang terjadi, dan maksud serta tujuan kedatangan tim Bakamla RI ke Nunukan dan Sebatik.

Untuk menangani kasus penyelundupan barang ilegal seperti narkoba, dibutuhkan sinergitas instansi salah satunya dalam bentuk sharing info. 

"Bisa saja mereka dengan modus operandi penyelundupan memakai kapal nelayan atau kapal niaga, dengan adanya pertukaran informasi kegiatan semacam itu bisa diketahui dan diselesaikan," ungkap Kolonel Toni ketika pembahasan menyinggung masalah narkoba.

Ketika Bakamla RI melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap kapal yang diduga melakukan pelanggaran di laut, maka selanjutnya penyidikan akan dilakukan oleh penyidik dari instansi lain.

"Karena Bakamla RI tidak memiliki kewenangan sebagai penyidik. Misalnya ditemukan pelanggaran ilegal fishing di laut, maka kasus akan dilimpahkan kepada penyidik PSDKP, itulah sinergitas," jelasnya lebih lanjut.

Mengenai keberadaannya di Nunukan saat ini, Kolonel Toni menjelaskan akan dilakukan penanaman mangrove di Sebatik sebagai satu kegiatan Bakamla RI yang merupakan rangkaian dari Program Layanan Publik dan Pelestarian Lingkungan. Kegiatan ini sendiri sebelumnya sudah berlangsung pula di ujung barat wilayah Indonesia yaitu di Aceh, dan di Atambua yang merupakan perbatasan RI-Timor Leste, dan selanjutnya yang akan dilksanakan yaitu di Sebatik, wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia. Penanaman mangrove, menurut Kolonel Toni, selain sebagai upaya untuk menjaga ekosistem lingkungan laut juga untuk mencegah terjadinya pengikisan garis pantai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan yang berbeda, usai dialog Rusdi mengatakan sangat menyambut baik kedatangan Bakamla RI ke RRI, karena banyak instansi yang berkegiatan di Nunukan namun program dan kinerja kegiatannya tidak bisa diketahui masyarakat luas, sebabnya informasi yang disampaikan hanya terbatas pada tempat dilaksanakannya kegiatan.(Ar/Sumber: Bakamla RI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...