// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Trulli
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir telah mendorong perluasan undang-undang hukuman mati Israel [File: Amir Cohen/Reuters] Negara-negara Eropa, Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris menyatakan keprihatinan atas ‘karakter diskriminatif de facto dari RUU tersebut. Keprihatinan mendalam atas rencana Israel untuk memperluas penerapan hukuman mati yang dapat secara tidak proporsional menargetkan warga Palestina.

Image Gallery

Profil: Anda AH

Trulli
Tak ada rotan, akar pun jadi. Pepatah ini menjadi pedoman bagi ayah empat orang anak dalam menjalankan hidupnya sehari-hari. Artinya berbagi dengan ketulusan hati merupakan prinsip hidupnya, kendati dirinya hanya seorang ASN yang memiliki keterbatasan penghasilan. Sebut saja namanya, Anda Abdul Hasis, warga Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Lanjut...

WMChannel


 

Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan perundingan antara Iran dan AS akan diadakan dalam waktu dekat.


Namun Iran kembali bersumpah untuk berjuang sampai akhir. Sumpah itu muncul setelah AS mengumumkan akan mengerahkan pasukan respons cepat militernya di wilayah tersebut.

Lanjut...

Silpa 2017 Akan Di-rebudgeting Dalam APBD Perubahan 2018

Wakil Bupati Syamsul Aulia Rachman

CILACAP (wartamerdeka.net) – Pemkab Cilacap akan melakukan rebudgeting atas sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) TA 2017 senilai Rp 221,47 miliar, untuk menunjang APBD Perubahan TA 2018. Rencananya anggaran tersebut akan dialokasikan kembali untuk kegiatan pengentasan kemiskinan dan pelayanan publik.


Hal itu dikemukakan dalam Rapat Paripurna DPRD Cilacap terkait tanggapan Bupati atas tanggapan fraksi, yang  dipimpin  Wakil Ketua DPRD Mujiono, didampingi Wakil Ketua DPRD Barokatul Anam. Hadir pula kepala dan perwakilan OPD, perwakilan forkopimda, dan sejumlah tamu undangan, kemarin.

Wakil Bupati Syamsul Aulia Rachman menjelaskan, agar serapan pelaksanaan kegiatan berjalan optimal dan mencapai target, Pemkab akan mengintensifkan Rakor POK. Pihaknya juga mengagendakan rakor Kades minimal dua kali setahun, untuk mensosialisasikan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Tujuannya untuk meningkatkan pengendalian dan pengawsan kegiatan dengan OPD teknis pengampu, serta monev di lapangan dengan mengoptimalkan fungsi Inspektorat selaku auditor internal”, katanya.

Terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui optimalisasi potensi yang ada, baik pariwisata, pertanian, perdagangan serta sektor lainnya, Pemkab Cilacap akan melakukan pendataan dan penghitungan ulang potensi pendapatan daerah yang menjadi kewenangan tiap OPD teknis.

Khusus sektor pariwisata, Pemkab akan mengoptimalkan kerjasama dengan pengelola obyek wisata, seperti Waduk Kubangkangkung yang dikelola PTP Krumput Banyumas, dan obyek wisata Jurangadeg Hill serta Kemit Forest yang dikelola oleh Perhutani Banyumas Barat.

“Kami juga berupaya mengalokasikan anggaran untuk even - even di tempat wisata, misalnya pentas musik atau kesenian lainnya mengingat sponsorship sudah sangat sulit mengembangkan wisata yang ada dengan menambah wahana atau sarana lainnya”, tambahnya.

Demikian juga upaya peningkatan fasilitas pendidikan, menjadi perhatian serius. Hal ini terlihat dari meningkatnya angka ketercukupan fasilitas pendidikan dasar meliputi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan fasilitas lainnya.

Dalam rapat tanggapan fraksi DPRD Cilacap sehari sebelumnya, legislatif mengapresiasi keberhasilan Pemkab Cilacap dalam mempertahankan opini WTP atas LKPD tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan RI. Hal ini mengindikasikan pengelolaan keuangan Pemkab Cilacap semakin baik dan akuntabel.

Agus/Kominfo

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama