Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bangun Karakter Bangsa Maritim, Bakamla RI Edukasi Anak Pesisir


JAMBI (wartamerdeka.info) - Melanjutkan aksi edukasi anak maritim yang pernah digelar di Lampung Selatan, Bakamla RI kembali berbagi informasi dan pengetahuan untuk mendorong terbentuknya perilaku positif terhadap laut, kali ini Edukasi Maritim Anak Pesisir/Perbatasan dilaksanakan di SDN 39, Kuala Tungkal, Kab. Tanjung Jabung Barat, Prov. Jambi, kemarin (1/8/2018).

Kedatangan Bakamla RI yang dimaksudkan untuk pembinaan masyarakat pesisir kali ini dipimpin Direktur Kerja Sama Bakamla RI Dade Ruskandar, S.H., M.H. Dalam pelaksanaan kegiatannya dihadiri pula oleh Asisten 1 Bupati Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat, Kepala Desa Kuala Tungkal dan Kepala Sekolah SDN 39 Kuala Tungkal. Sementara itu Direktur Kerja Sama Bakamla juga didampingi Kasubdit Pengembangan Potensi Kamkesla Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H. dan Kasi Potkesla Trirah Astuti, S.E. 

Menurut Dade, dalam implementasi tugas menjaga keamanan dan keselamatan di laut, Bakamla RI melaksanakan pembinaan anak pesisir dengan salah satu kegiatannya yaitu Edukasi Maritim Anak Pesisir/Perbatasan. Hal itu karena, masyarakat sebagai kekuatan dasar yang berperan memberikan dukungan atas semua kegiatan dalam upaya menciptakan keamanan dan keselamatan serta kelestarian laut.

Dikatakannya pula, kedatangan Bakamla RI merupakan bentuk panggilan hati untuk berbagi ilmu dan pengetahuan tentang laut sebagai edukasi bagi anak untuk dapat berperilaku positif bagaimana mengenal dan menyayangi laut.


Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak sejak usia dini sudah memahami laut dan pada gilirannya mampu memberikan teladan bagi keluarga dan masyarakat sekitar dan masyarakat luas.

Seperti yang sudah pernah dilakukan di Lampung Selatan, kali inipun Bakamla RI kembali menggandeng Tim Perahu Pustaka yakni Hamdani, Agung Gede, dan Radmiadi, yang merupakan para aktivis penggalak literasi.(Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama