Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ruang Kelas Nyaman Mendukung Belajar Mengajar yang Kondusif


Ruang Kelas SD Tayem 03 Direhab


CILACAP (wartamerdeka.info) - Ruang kelas yang nyaman merupakan salah satu aspek yang dapat mendukung terciptanya suasana belajar mengajar yang kondusif. Hal demikian dikarenakan siswa akan lebih fokus dan berkonsentrasi pada proses belajar mengajar saja tanpa memikirkan hal-hal lain yang berkaitan dengan kondisi ruang kelas.

Dengan ruang kelas yang baik dan layak, siswa menjadi lebih efektif dalam proses belajar mengajar, yang pada akhirnya bisa memacu siswa untuk berprestasi lebih maksimal. Penjelasan tersebut dikatakan Arsam Turi Rusnadi, S.Pd, kepala sekolah SD Negeri Tayem 03 Kecamatan Karangpucung dikantornya, Rabu (15/8/2018).

Sekolahnya mendapatkan rehab ruang kelas dari DAK Kabupaten Cilacap.

"Sebaliknya bila ada ruang kelas yang buruk seperti atap bocor jika hujan, tembok warna kusam dan kotor, tentu  akan menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa was-was terus menerus bagi siswa, sehingga berpengaruh negatif terhadap proses belajar mengajar siswa," jelas Arsam.

Berkaitan hal tersebut, Arsam mengatakan bahwa pemda memberi perhatian yang cukup tinggi terhadap upaya perbaikan ruang kelas Sekolah Dasar agar layak guna dan nyaman."Sekarang ruang kelas dengan ukuran 8x9 meter tersebut sudah lebih tinggi, awalnya 3 meter kini sudah lebih," ujarnya.

Hanya saja pengerjaan rehab belum terlihat terselesaikan. Itu disebabkan karena dana belum sepenuhnya turun.(agus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama