Langsung ke konten utama

Satgas MTF TNI Selenggarakan Open Ship Untuk WNI di Lebanon


KONGA (wartamerdeka.info) - Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF)  TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan kegiatan open ship di KRI Usman Harun-359 bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon saat bersandar pada dermaga nomor 3 Beirut, Lebanon, beberapa waktu yang lalu.

Kunjungan para WNI disambut langsung oleh Komandan KRI Usman Harun-359 yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H.,M.Si di geladak heli KRI Usman Harun-359

Dalam sambutannya Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL mengucapkan selamat datang kepada para WNI yang hadir pada acara open ship di KRI Usman Harun-359. “Selamat datang di KRI Usman Harun-359 dan para personel senang dapat menyambut keluarga sebangsa dan setanah air di KRI Usman Harun-359”, ujarnya.

Menurut Dansatgas pelaksanaan kegiatan open ship di KRI Usman Harun-359 dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-73.

Selanjutnya Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menyampaikan bahwa selama di KRI Usman Harun-359 para pengunjung dapat melaksanakan ship tour atau berkeliling kapal yang dipandu oleh prajurit KRI Usman Harun-359.
“Selama berkeliling diruangan kapal para pengunjung dapat berfoto-foto terkecuali di Pusat Informasi Tempur (PIT) dan juga dapat berfoto di photo booth serta heli TNI Dauphin HR-360”, ucapnya.
Acara open ship di KRI Usman Harun-359 tersebut dihadiri 117 pengunjung yang terdiri dari staf KBRI, WNI beserta keluarga dan mahasiswa serta mahasiswi yang sedang belajar di Lebanon.  Kegiatan open ship tersebut bertujuan untuk  mempererat tali silahturahmi antara prajurit KRI Usman Harun-359 dan WNI yang berada di Lebanon serta memperkenalkan TNI Angkatan Laut kepada WNI di Lebanon. (Ar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...