Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Telisik Manajemen SDM, Bakamla RI Kirim Personel Ikuti Pelatihan MPT&E di Florida


FLORIDA (wartamerdeka.info) - Bakamla RI mengirim Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Eli Susiyati, S.H., M.H., M.M. untuk mempelajari lebih dalam tentang strategi dan teknik operasional untuk pengembangan dan pengaturan Sumber Daya Manusia, dalam Pelatihan Manpower, Personel, Training and Education (MPT&E), di NESTAFA Internasional Training Center, Pensacola Naval Air Station Pensacola, Florida, Selasa (21/8/2018).

Pelatihan berlangsung selama lima minggu dimulai pada 17 Agustus hingga 21 September mendatang. Selain Eli juga terdapat 19 peserta dari 12 negara lainnya yaitu Haiti, Estonia,  Georgia, Guatemala,  Honduras, Jamaica,  Kosovo,  Latvia,  Republik Slovakia,  Macedonia, Polandia dan Seychelles.


Pelatihan diberikan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang komplektisitas proses, kegiatan dan anggaran yang berkaitan dengan perekrutan, pengklasifikasian, pelatihan,  penugasan,  pengembangan sampai dengan pemensiunan pegawai berdasarkan sistem militer di USA.

Selama lima minggu pembelajaran, para peserta akan mendapatkan gambaran MPT&E secara menyeluruh,  Hukum dan konstitusi,  politik USA,  Navy manpower and budget,  personnel and community management,  training and education, leadership serta beberapa topik lain yang dibawakan oleh para pakar militer dan civilian sebagai pembicara tamu.

Adapun pelatihan disampaikan dengan metode kuliah, diskusi, studi banding, presentasi dan latihan.  Dalam kuliah akan diterangkan mengenai suatu topik yang kemudian ditindaklanjuti dengan obsevasi langsung ke lapangan serta dilakukan evaluasi dan latihan untuk setiap topik yang sudah ditentukan. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama