Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Cegah Penyakit Hepatitis, Prajurit Disuntik Vaksin


PEKALONGAN (wartamerdeka.info) - Guna pencegahan dan penularan penyakit berbahaya Hepatitis B, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan cek darah dan suntik Vaksin Hepatitis B kepada seluruh anggota bertempat di aula Makodim 0710/Pekalongan, Senin (22/10/2018)

Pemberian vaksin Hepatitis B ini merupakan program kesehatan Angkatan Darat yang bertujuan agar para Prajurit TNI-AD Khususnya terhindar dari penyakit Hepatitis-B. Pemberian vaksin juga berguna bagi kesehatan anggota dan meningkatkan kekebalan tubuh. Apalagi anggota kerap beraktivitas berat, sehingga rentan terkena vitus Hepatitis B, Vaksin ini sangat penting untuk prajurit memelihara kesehatan, karena tugas TNI tidak ringan.

Pelda Nuralim selaku Kepala Klinik Pratama Kartika 10 Pekalongan pada kesempatan pemberian vaksin ini mengatakan, dengan semakin beratnya tugas para prajurit, diharapkan semua prajurit dan PNS TNI AD rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala sesuai dengan program yang telah ditentukan yaitu untuk sekarang tahap satu, selanjutnya tahap kedua bulan november dan tahap ketiga bulan april 2019.

"Harapannya dengan melaksanakan suntik vaksin ini, semua prajurit dan PNS TNI AD kedepan bisa dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,"ucap Pelda Nuralim.

Penyakit Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, pendertia hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati.

Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus ini biasanya berkembang selama 1-5 bulan sejak terjadi pajanan terhadap virus sampai kemunculan gejala pertama.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama