Langsung ke konten utama

Dinsos DKI Apresiasi Pendamping Disabilitas Berat


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Dinas Sosial DKI Jakarta apresiasi para pendamping dalam melayani warga disabilitas berat di DKI Jakarta. Apresiasi itu bagian dari komitmen pemerintah menjadikan Jakarta ramah disabilitas khususnya dalam memberikan akses pelayanan bagi para disabilitas berat.

Itu disampaikan Irmansyah, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta saat menyapa para pendamping dalam kegiatan Capacity Building bagi Pendamping Asistensi Penyandang Disabilitas Berat pada Rabu (31/10) di Situ Gintung Park, Tangerang Selatan.

"Bapak-ibu di sini telah melakukan aktivitas yang luar biasa. Melayani mereka para penyandang disabilitas berat. Bagaimana bapak-ibu melayani umat manusia yang memiliki keterbatasan tapi dilakukan dengan sepenuh hati, dengan ikhlas," ujar Irmansyah.


Dalam momen ini juga, Irmansyah akan menyampaikan kepada Gubernur tentang masih banyaknya orang-orang yang punya hati melayani mereka para disabilitas berat yang bahkan tidak mampu merawat dan mengurus dirinya sendiri.

"Saya cuma ingin sampaikan bangga dan terima kasih. Apresiasi setinggi-tingginya kepada pendamping," kata Irmansyah.

Sementara Pelaksana Tugas Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Prayitno menyampaikan, ada sekitar 54 orang pendamping disabilitas berat yang ikut capacity building, mereka berasal dari lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta.

"Maksud capacity building ini untuk membangun kerja sama dalam upaya di bidang pelayanan sosial disabilitas. Hasil yang ingin dicapai adalah komunikasi dan koordinasi antar pendamping, peningkatan kreatifitas, peningkatan pemahaman terhadap unsur-unsur perubahan kondisi saat ini, dan peningkatan kerjasama dan kebersamaan para pendamping," terang Prayit.(R)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...