Langsung ke konten utama

Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro : Gunakan Media Sosial Dengan Bijak


BATANG (wartamerdeka.info) - Demikian penegasan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Iir Wuryanto dalam tatap mukanya dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0736/Batang, Selasa (30/10/2018) di Makodim 0736/Batang.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro Ny. Iir Wuryanto mengatakan, sebagai seorang istri prajurit TNI AD, kita harus bijak dan cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan penggunaan Media Sosial.

“Media Sosial saat ini telah menjelma menjadi suatu gaya hidup dan kebutuhan vital bagi semua orang, terutama anak muda,” ungkapnya.

Sebagai orang tua, kita harus aktif memantau anak-anak kita dalam berinteraksi dengan media sosial. “Jangan biarkan anak-anak kita terjebak dalam hal negatif akibat dari perkembangan teknologi, khususnya media sosial seperti ikut menyebarluaskan ujaran kebencian, permusuhan maupun radikalisme.,” ujarnya.

“Cerdas dan bijak menggunakan Sosial Media/internet harus kita tanamkan pada putra-putri tercinta. Berikan pengawasan, pengertian dan iman yang kuat kepada anak-anak kita supaya tidak mudah terbawa ke hal-hal yang negatif seiring dengan perkembangan teknologi informasi dewasa ini,”tuturnya .

"Penggunaan media sosial di era zaman sekarang ini, kita harus tegas, dalam arti kita harus bisa memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk terhadap keluarga kita, mana yang pantas kita liat dan mana yang tidak layak kita lihat. Gunakan media sosial yang ada faedahnya yang berguna buat diri kita dan anak-anak kita", jelasnya.

"Berhati-hatilah menggunakan media sosial dalam menyampaikan informasi maupun curahan hati melalui media sosial yang justru dapat menjadi bumerang bagi kita karena kecanggihan alat komunikasi yang dapat diaplikasikan dengan berbagai teknik. Tidak menonjolkan foto-foto yang berkesan bermewah-mewahan, jangan upload foto-foto liburan keluar negeri, jangan share berita-berita yang belum tentu kebenarannya/Hoax, tidak mengupload atribut organisasi karena dapat mencela citra Persit dan citra TNI", pintanya kepada segenap anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0736/Batang.

"Gunakan media sosial dengan bijaksana sesuai aturan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana", tegasnya.

Disamping itu, lanjutnya. Kita harus  mengerti tentang bahaya narkoba karena narkoba sangat bahaya dan mengancam bangsa negara khususnya terhadap para pemuda.dan pemudi sekarang ini.

“Untuk itu berikanlah contoh yang baik kepada keluarga dan terhadap anak, doakan keluarga kita semoga jauh dari berbuat yang hina, pendidikan anak adalah tanggung jawab kita,” tuturnya.

"Penggunaan maupun pemanfaatan media sosial tetap harus berpedoman pada kaidah-kaidah dan norma-norma kepatutan sebagai istri prajurit TNI dan memahami tentang Undang-Undang ITE. Dan berikan perhatian serta pemahaman pada anak-anak kita, dan tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan keluarga kita, agar tidak terjerumus oleh pergaulan negatif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...