Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima Kogasgabpad Ungkap Kontrak Kerjasama Pokmas dan Aplikator Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Lombok


LOMBOK (wartamerdeka.info) -  Dalam upaya mempercepat proses pembangunan kembali rumah warga yang terdampak gempa bumi di Lombok dan terjaminnya ketersediaan materiil bahan bangunan untuk membangun kembali rumah warga yang rusak, telah dilaksanakan penandatanganan kontrak kerjasama antara Kelompok Masyarakat (Pokmas) dengan pihak Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha).

Penandatanganan kontrak kerja sama Pokmas (Bapak Awaludin) dengan pihak aplikator penyedia bahan bangunan Risha (Bapak Santo) disaksikan oleh Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Mayjen TNI Madsuni, S.E., perwakilan Kementerian PUPR Bapak Gani Ghazaly, Kepala Pelaksana BPBD Lombok Barat Drs. H. Najib, M.M., para Asisten dan Komandan Sektor jajaran Kogasgabpad Lombok, di Dusun Batu Ampar, Kec. Narmada, Kab. Lombok Barat, NTB, Selasa (9/10/2018).

Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni mengapresiasi langkah yang telah dicapai oleh Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), para pendamping Pokmas dan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPBD) Lombok Barat yang dinilai bergerak cepat dalam upaya proses pembangunan kembali rumah warga yang rusak akibat gempa dengan ditandatanganinya kerja sama antara Pokmas dan aplikator penyedia bahan bangunan khususnya untuk Risha.

“Saya datang kemari, saya pikir ada simulasi mekanisme pencairan bantuan tapi ternyata itu sudah lewat. Hebat sekali Lombok Barat, bergerak cepat sudah melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama Pokmas dengan aplikator. Ini bisa menjadi pilot project bagi kabupaten-kabupaten lainnya,” ujarnya.


 Menurut Koordinator CPNS  Kementerian PUPR, Ibu Tina sebagai fasilitator warga mengatakan bahwa proses yang sudah dilalui warga di Dusun Batu Nampar tersebut setelah diterbitkan SK dan daftar nama-nama penerima bantuan selanjutnya diterbitkan Buku Rekening Tabungan dan yang sudah terisi rekeningnya sejumlah 379 Kepala Keluarga.  Saat ini, di Lombok Barat telah terbentuk 22 Kelompok Masyarakat.

“Alhamdulillah dari 22 Pokmas di Lombok Barat sampai saat ini sudah ada 4 yang sudah kita lakukan pendebitan dari Rekening Induk ke Rekening Pokmas.  Dari beberapa Pokmas banyak yang memilih Risha. Untuk di Desa Batu Nampar sendiri sebagai awal, saat ini kami bekerjasama dengan aplikator untuk segera membangun Risha untuk empat Pokmas tersebut,” ujarnya.(AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama