TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kerabat Kesultanan Pajajaran Banten Dideklarasikan


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sejarah kembali terukir di bumi Nusantara yang kita cintai ini, karena 20 Nopember 2018 pukul 09.00-14 telah lahir kembali sebuah komunitas yang pendiri dan anggotanya terdiri dari para keturunan dan pewaris dari kerajaan kerajaan di Nusantara, yang tetap eksis menjalankan nilai nilai luhur yang menjadi intisari dari  perjuangan para pendiri bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.

Kegiatan yang bertajuk Miyos Sinewaka Akbar KKPB (KERABAT KESULTANAN PAJAJARAN BANTEN), Deklarasi Agung & Gelar Budaya, ini digelar di Hotel Horison Arcadia Mangga Dua Jakarta, Selasa, 12 Robi'ul Awwal 1440 H / 20 November 2018 M.

Sribaduga Jajat M.Nataprayuga, Panglima Agung mengatakan bahwa KKPB lahir dan berdiri dalam rangka berjuang mewujudkan  nilai nilai luhur para kusuma bangsa.


"Dengan segenap jiwa dan keteguhan hati kami para keturunan dan pewaris kerajaan Pajajaran Banten akan melanjutkan perjuangan para pendahulu kami tersebut," katanya menambahkan.

Menurut Arip Utomo,Ketua Panitia, acara Deklarasi Agung KKPB ini dihadiri oleh sekitar 196 undangan dari berbagai pelosok seluruh Nusantara.

"Dan Alhamdulillah, berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan banyak terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan terlibat dalam acara Deklarasi Agung KKPB ini," katanya.

Tatang Zaenudin (Mayjen Purn), Penasehat Agung KKPB dalam sambutannya  mengatakan, bangsa kita saat ini sedang diadu domba dan menjadi terkotak kotak.

"Kita secara bersama sama seluruh elemen bangsa Indonesia,khususnya KKPB, harus segera menyadari dan merapatkan barisan, agar NKRI tetap jaya" katanya.

Dalam acara ini digelar acara seni budaya warisan leluhur tanah pasundan dibawah asuhan Ayu Lilis. (Drianto/Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama