Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Prajurit TNI Temukan Roda Pesawat Lion Air di Perairan Tanjung Karawang


KARAWANG (wartamerdeka.info) -  Prajurit TNI dari satuan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) yang dipimpin oleh Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul berhasil menemukan Roda Pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Jum’at (2/11/2018).

Penemuan Roda Pesawat Lion Air JT-610 oleh tim penyelam TNI AL membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam baru sampai ke permukaan laut dan dinaikkan ke Landing Craft Utity (LCU) 593-II KRI Banda Aceh 593.

Selanjutnya dari LCU 593-II, Roda Pesawat Lion Air JT-610 dipindahkan ke KRI Banda Aceh 593 yang sedang lego jangkar di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat.


Menurut Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul bahwa penemuan hotspot ini berdasarkan data deteksi dari KRI Rigel 933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), yang ditindaklanjuti tim penyelam TNI AL.

“Walaupun gelombang di atas permukaan laut terdapat 1 sampai 1,5 meter, namun roda Pesawat Lion Air JT-610 tersebut dapat diangkat dari dasar laut ke atas LCU 593-II KRI Banda Aceh 593,” katanya.  (AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama