Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sayap Pesawat Lion Air Rute Bengkulu - Jakarta Patah, Ketika Mau Terbang


TANGERANG (wartamerdeka.info) -
Pesawat maskapai Lion Air JT 633 rute Bengkulu - Jakarta, dikabarkan gagal terbang karena sayapnya patah, Rabu (7/11/2018).

Berdasarkan kesaksian sejumlah penumpang yang menyebar kabar itu melalui media sosial, pesawat tersebut mengalami patah sayap.

”Lion Air Bengkulu Jakarta batal berangkat karena sayap sobek menabrak tiang di Bandara Fatmawati,” kata Mardinata Fonte Telon, penumpang pesawat tersebut kepada rekan media via telepon, Rabu Malam.(07/11/2018)

Ia menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Saat hendak lepas landas, pesawat yang ditumpanginya langsung bergerak ke depan tanpa awalan mundur ke belakang seperti biasanya.

”Biasanya kalau pesawat mau terbang itu kan push back dulu, tapi ini langsung maju di landasan pacu. Ketika berbelok ke arah kanan, melewati pesawat Batik Air, sayap kirinya menabrak tiang hingga patah. Tiang yang ditabrak juga roboh,” ungkapnya.

Kini, kata Fonte, pesawat itu dibatalkan berangkat dan penumpang diminta turun dan kembali ke ruang tunggu.

”Kami diberitahu akan diberangkatkan ke Jakarta memakai pesawat Lion Air lain pukul 22.00,” tandasnya. (Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama