Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Advance Konga XXXIX-A/RDB Terima Kunjungan COE Bukavu


KONGA (wartamerdeka.info) -  Tim Advance Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A/RDB (Rapid Depolyment Battalion) MONUSCO (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di bawah pimpinan Wadan Satgas Letkol Inf Totok Prio Kismanto, diwakili oleh Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Mayor Inf Dipa Dipura menerima kunjungan Tim Contingent Owned Equipment (COE) Bukavu, di Kalemie, Republik Demokratik Kongo.

Tim COE Bukavu dipimpin David Biragi beserta lima orang staf, beberapa waktu lalu berkunjung ke Camp Indo RDB dalam rangka pengecekan kesiapan peralatan, perbekalan dan kendaraan operasional yang akan digunakan Pasukan Garuda Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO.

Saat ini, Tim  Advance Konga XXXIX-A/RDB berjumlah 85 personel dibawah pimpinan Wadan Satgas Letkol Inf Totok Prio Kismanto  telah mempersiapkan dukungan sarana dan prasarana guna mendukung kedatangan main body Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO yang direncanakan akhir bulan November 2018 akan tiba di daerah misi Republik Demokratik Kongo.

Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB MONUSCO dengan kekuatan 850 personel terdiri dari 644 personel TNI AD, 135 personel TNI AL dan 71 personel TNI AU yang dipimpin oleh Kolonel Inf Dwi Sasongko, S.E. sebagai Dansatgas, akan bertugas di daerah misi selama satu tahun.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama