Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tim Gabungan Temukan Kursi Dan Sabuk Pengaman Pesawat Lion Air JT-610


KARAWANG  (wartamerdeka.info) - Tim gabungan dari Posko Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jabar, menemukan kursi beserta sabuk pengaman pesawat Lion Air beregistrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jumat.

 Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Karawang, Jumat, mengatakan, selain menemukan kursi beserta sabuk pengaman, tim juga menemukan seragam kerja sebuah perusahaan di Pangkalpinang. 

"Itu semua ditemukan saat tim melakukan penyisiran di atas permukaan laut," katanya.?

Selanjutnya, temuan tersebut dikumpulkan dan diserahkan ke Basarnas, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ia mengatakan, proses pencarian dilakukan di permukaan laut dan melalui penyelaman. 

Sejak jatuhnya pesawat pada Senin (29/10), tim pencarian dan penyelamatan (SAR) telah mengumpulkan berbagai serpihan pesawat dan barang-barang milik korban dari perairan setempat.

Tim juga mengangkat jenazah para korban yang kemudian dimasukkan dalam kantong-kantong jenazah dan dibawa ambulans ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan identifikasi.

Kegiatan pencarian itu digelar sampai batas waktu yang ditentukan Basarnas.

Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Cengkareng, Jakarta-Pangkal Pinang, Bangka Belitung hilang kontak pada Senin, (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB dan tidak lama Basarnas menetapkan bahwa pesawat tersebut jatuh di perairan Karawang.(AN) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama