TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

UKM IKM Nusantara Beraudiensi Dengan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kepala Bagian Umum, Hukum dan Humas Setditjen Penanganan Fakir Miskin, Tati Nurcahyati dan Gente Staf Legal menerima audiensi dan silaturahmi UKM IKM Nusantara (UIN) di Ruang Rapat Ditjen PFM Lantai 4 Kantor Kementerian Sosial, kemarin, 21/11.

Dalam audiensi kali ini, Ketua Umum UKM IKM Nusantara, Chandra Rahayu Manggih didampingi Ais, selaku Sekretaris Jenderal Organisasi Kesejahteraan Rakyat (ORKESTRA),  Delya Fadriani, Dewi Siti M dan Titi Rahman.

Dalam kesempatan itu, Tati mengungkapkan,  sebagai instrumen pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kelas bawah, Kementerian Sosial secara khusus mengemban tugas memberdayakan masyarakat, khususnya masyarakat miskin.

"Dengan pemberdayaan tersebut, diharapkan terwujud peningkatan kesejahteraan," ujarnya.

Ia menyebut,  program Kementerian Sosial fokus pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan melalui berbagai bentuk bantuan sosial.

"Sebagai langkah awal ikatan antara UIN dengan Ditjen PFM adalah dalam bentuk pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bentuk Permintaan Data Terpadu (Basis Data Terpadu)," tambah Tati.

Tati juga menyatakan sinergi kerjasama Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin melalui Program Pemberdayaan KUBE ( Kelompok Usaha Bersama ) dimana mengarah kepada kelompok untuk melakukan kegiatan-kegiatan berkelompok, seperti terjun bersama untuk meningkatkan income para pelaku UKM IKM di seluruh nusantara.

Chandra Manggih selaku Ketua Umum UKM IKM Nusantara dan Dewan Pembina dan Pendiri Media Online Indonesia (MOI) berjanji untuk melakukan publikasi dan promosi bersama dengan Rudi Sembiring, Ketua umum dan pendiri MOI.

"MOI siap untuk mensupport semua pelaku UMKM khususnya anggota UKM IKM Nusantara," ujar Chandra.

Begitupun organisasi OKESTRA , RKIH , Batik Pribadi dan Global Network Indonesia siap mendukung Sinergi  Kemensos dan UIN. (DF/Fik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama